Maling Motor Babak-Belur di Pasar Lawang


MALANG – Seorang maling motor babak belur dimassa di Pasar Lawang, Selasa pagi kemarin. Fauzi alias Uji 31 tahun warga desa Benerwojo Kejayan Pasuruan, berdarah-darah setelah menjadi sasaran amuk warga. Wajah pemuda itu hancur lebur saat petugas Polsek Singosari menyelamatkannya dari kemarahan masyarakat.
Kapolsek Singosari, Kompol Untung Bagyo Riyanto mengatakan, aksi pencurian terjadi di kawasan Dusun Sanan Watugede Singosari, pada 16 April 2018 lalu. Korbannya adalah Mohammad Alamsyah 40 tahun, pemilik motor Honda Vario hitam N 3344 HMG.
“Sekitar pukul 19.00 WIB, sepeda motor korban diparkir di samping rumah dalam kondisi terkunci, serta rumah kunci tertutup, pagar rumah dalam keadaan tergembok,” kata Untung kepada Malang Post kemarin.
Namun, subuh sekitar pukul 04.00 WIB, korban bangun dan menyadari motornya hilang. Gembok pagar rumah juga sudah amblas. Dia langsung melaporkan peristiwa pencurian ini ke Polsek Singosari. Korban pun mencari informasi dan mendapatkan kabar bahwa kendaraannya berada di kawasan Lawang.
Sekitar pukul 06.00 WIB, petugas Unit Reskrim melakukan pengejaran bersama korban dan saksi. Terbukti, pelaku Fauzi sudah tertangkap massa di kawasan Pasar Lawang. Masyarakat pasar yang mengetahui ada maling tertangkap, mengerumuni pelaku dan mulai menghajar pencuri motor ini.
Tendangan dan pukulan pun melayang ke sekujur tubuh pelaku. Wajahnya hancur dan berdarah-darah. Jika tak ada petugas polisi yang menyelamatkan dan mengamankan pelaku ke Polsek Singosari, maka mungkin Fauzi sudah tewas dihakimi massa yang emosi. Dalam kondisi terhuyung-huyung, Fauzi dimasukkan ke dalam mobil petugas polisi.
Dia langsung dibawa ke kantor polisi untuk mendapatkan perawatan. Setelah dirawat, petugas langsung melakukan penyidikan untuk mengungkap jaringan maling motor. Barang bukti motor Honda Vario juga dibawa ke Polsek Singosari.
Dari keterangan awal, pelaku merusak rumah kunci motor dengan alat letter T. “Saat ini masih penyidikan lebih lanjut, tersangka masih dalam pemeriksaan untuk mengungkap jaringan kriminal curanmor serta pengembangan pelaku lainnya,” tutup Untung.(fin/jon/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :