Pegawai Cuci Motor Larikan Motor

 
MALANG - Apes, begitulah nasib dari Prasetio alias Tio, 21, warga Dusun Krajan RT04 RW02 Rogojampi, Banyuwangi. Pemuda kelahiran Pasuruan itu menyamar sebagai pekerja cucian motor untuk mencuri sepeda motor dan melarikannya ke daerah Mojokerto. 
Tapi, dia mengalami kecelakaan di kawasan Mojoanyar dan akhirnya tertangkap polisi. Kapolsek Kedungkandang, Kompol Suko Wahyudi memaparkan, peristiwa tabrakan tersebut terjadi pada 13 April 2018 lalu. 
“Pelaku mengalami tabrakan saat mengendarai motor curian. Dia dibawa ke Polsek Mojoanyar dan terungkap bahwa pelaku adalah pelaku yang diburu jajaran Polres Makota,” kata Suko kepada wartawan di Polsek Kedungkandang.
Dari keterangan yang dihimpun, peristiwa pencurian motor itu sendiri, terjadi pada akhir Maret 2018 lalu. Saat itu, Prasetio menjadi pekerja cucian motor di kawasan Kelurahan Kotalama. Yakni tempat cucian kendaraan Tiga Putra Jalan Raya Muharto. 
Setelah beberapa waktu bekerja di situ, Prasetio akhirnya mencuri motor milik Viki Avianto, 22, yakni Honda Beat 2014, N 4481 SX. Setelah membawa kabur motor tersebut, Prasetio tidak terlacak di kawasan Malang. 
Korban pun akhirnya melaporkan peristiwa ini kepada Polsek Kedungkandang. Tak lama, pada 13 April lalu, Prasetio mengalami tabrakan dan disidik karena dugaan pelanggaran pidana lalu lintas di kawasan Mojoanyar Mojokerto.
Tak disangka-sangka, Prasetio tabrakan dengan motor curian. Polisi langsung melakukan pengecekan nomor rangka dan nomor mesin lalu menemukan bahwa plat nomor kendaraan berbeda dengan register asli. Prasetio, mengganti plat nomor asli menjadi N 2878 PR.  
Dari pemeriksaan inilah, Prasetio akhirnya mengakui bahwa dia mencuri motor ini di Kedungkandang Malang. Perwira dengan pangkat satu melati emas di pundaknya itu mengatakan, Prasetio akan menjalani proses hukum dan persidangan di Mojokerto terlebih dahulu. (fin/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...