magista scarpe da calcio Buron Maling Hewan Ditembak Mati


Buron Maling Hewan Ditembak Mati


Malang Post - YL (35), seorang DPO pencurian hewan (Curwan) ditembak mati tim buser Satreskrim Polres Probolinggo. Warga Desa Ranu Bedali Kecamatan Ranuagung Kabupaten Lumajang, ditangkap di kediamannya, Selasa (8/8/2017) dinihari.
Pelaku yang juga DPO di beberapa TKP di Kecamatan Tegalsiwalan Kabupaten Probolinggo, ini terpaksa ditembak setelah melawan petugas saat ditangkap. YL merupakan DPO yang diburu petugas sejak tahun 2013 lalu. Dengan mendapat laporan warga, kepolisian Polres Probolinggo, selanjutnya melakukan penggerebekan di rumah pelaku.
Informasi yang dihimpun, pelaku sempat memukul petugas di bagian mulut dan hidung, hingga berdarah. Bahkan pelaku ingin merampas senjata api milik petugas. Sempat terjadi perkelahian antara pelaku dan petugas.
Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin mengatakan, ada lima komplotan dari pelaku pencurian hewan ini. Para pelaku alamatnya berbeda, termasuk pelaku YL. Satu pelaku sudah berhasil diamankan yakni TH, warga Kabupaten Probolinggo.
"Pelaku YL ini terakhir melakukan aksinya dengan pencurian hewan di Desa Gunung Geni Tegalsiwalan. Pelaku terpaksa ditembak karena sempat melukai petugas saat penangkapan. Bahkan ia berusaha merampas senjata api milik petugas dan sempat terjadi perkelahian di dalam rumah pelaku," kata Kapolres Arman saat di kamar mayat RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Selasa (8/8/2017).
Sebelum YL dibawa ke RSUD Waluyo Jati, lanjut Arman, pelaku masih dirawat di RS Bhayangkara Lumajang, dikawal petugas. Namun karena luka berat di bagian dada, pelaku meninggal saat akan dibawa ke Probolinggo.
Pelaku mengalami dua luka tembak, di bagian dada dan di bagian kaki kanan hingga tembus. Pelaku meninggal di perjalanan saat petugas membawanya ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan dari RS Bhayangkara Lumajang.(dtc/lim)

Berita Terkait

Berita Lainnya :