Cucu Angkat Datang Sebelum Terbunuh


 
MOTIF pembunuhan terhadap Hj. Siti Khotijah, menguat pada dugaan perampokan. Pasalnya, ada barang berharga milik korban yang diketahui hilang. Yakni tiga buah cincin dan sebuah gelang emas.
“Kelihatannya dilepas secara paksa, karena ada bekasnya pada tangan," terang Sukir, tetangga korban. 
Sementara untuk barang berharga lainnya, masih belum diketahui. Namun keluarga sempat mengecek ke dalam kamar korban, kalau pintu lemari masih dalam kondisi terkunci. Karena korban diketahui memang orang kaya di desanya.  
Dari keterangan Sukir serta beberapa warga sekitar, bahwa sebelum ditemukan terkapar, tiga jam sebelumnya sempat ada yang datang ke rumah korban. 
“Kami sama sekali tidak menuduhnya. Hanya kami melihat sendiri, kalau dia yang datang ke rumah korban,” tambah Sukir. 
Dia adalah Nuril Indah Cahya, 25. Wanita ini merupakan cucu angkat dari korban Siti atau anak angkat H. Huda dan Hj. Handayani, anak kelima korban yang tinggal di Kecamatan Gondanglegi.  Nuril datang sendiri dengan naik motor Suzuki Satria FU.
“Dia datang saat iqomah salat Maghrib atau sekitar pukul 18.15. Motornya diparkir di depan rumah korban.  Warga mengetahui motor tetap terparkir sampai selepas salat Isya. 
"Ada saksi cucu mantu korban yakni Busro, yang juga mengetahui ketika memasukkan mobil,” jelasnya.
Namun setelah itu, sudah tidak diketahui lagi keberadaan motornya. Warga juga tidak mengetahui kapan Nuril pergi. Baru sekitar pukul 21.00, Evitasari pulang kerja mengetahui kalau Siti serta ibu dan adiknya sudah terkapar bersimbah darah. 
“Saya amenuturkan memang beberapa jam sebelum kejadian, sempat datang ke rumah Hj. Siti Khotijah. Dia datang karena sekadar mampir untuk menjenguk neneknya. Saya datang untuk menjenguk nenek, sebentar saja. Setelah itu saya pulang setelah salat Maghrib," aku Nuril. 
Ketika mampir itu, Nuril mengaku sempat minum teh hangat yang dibuatkan oleh Winarsih pembantu korban. Usai minum teh dirinya mengaku langsung pulang. 
"Gelang dan cincin emas seberat 50 gram hilang. Sedangkan gelang rantai di tangan kanan masih ada, tetapi sepertinya juga hendak dilepas paksa oleh pelaku," paparnya. (agp/mar)

Berita Lainnya :

loading...