Dua Ibu Sembunyikan Lusinan Baju Dalam Rok


MALANG – Aksi tidak terpuji ditunjukkan oleh dua orang ibu. Yakni, Sriyati 50 tahun dan Kurnia N 49 tahun, keduanya warga Sumberpucung. Pagi kemarin, Sriyati dan Kurnia tertangkap pegawai toko Serba 35000 Jalan MT Haryono Dinoyo Lowokwaru, menyembunyikan lusinan baju kemeja di dalam roknya.
Dari keterangan saksi Ayu Romadhoni pegawai toko, kedua wanita tersebut sudah terlihat berkeliaran di toko ini selama satu minggu terakhir. “Tiap hari ibu-ibu ini datang ke toko, tapi hanya melihat-lihat saja, tidak pernah beli. Seminggu terakhir mereka datang ke toko tapi ya hanya keliaran saja begitu,” kata Ayu.
Setelah toko buka, pagi kemarin kedua ibu tersebut datang ke toko. Situasi toko masih sangat sepi. Saat mendatangi pegawai toko, kedua ibu mengaku mencari baju untuk anak usia 4 tahun. Namun, bukannya mendatangi rak baju untuk anak-anak, kedua ibu tersebut malah berkeliling toko.
“Kalau niat membeli baju anak kecil, harusnya ya mencari bajunya di rak khusus baju-baju untuk anak. Ini malah berkeliling toko,” ujarnya.
Kebetulan, ada tumpukan baju yang tidak langsung ditaruh di dalam gudang setelah datang ke toko. Tumpukan barang itu ditempatkan di depan kasir.
Saat kedua orang tersebut membayar untuk membeli handuk, Ayu melihat salah satu ibu membungkuk-bungkukkan badannya. Ayu juga mendengarkan suara plastik bergesekan dari arah salah satu ibu tersebut. Pegawai toko pun semakin curiga karena sang ibu memakai sebuah rok panjang.
“Saya curiga karena orang itu memakai rok. Saat berjalan ke arah pintu keluar, orang itu berjalan seperti keberatan di bagian kakinya. Saya langsung memberitahu pegawai lainnya. Oleh teman-teman, mereka dicegat dan digeledah. Terbukti, ada lusinan baju yang dimasukkan dalam rok,” sambungnya.
Kedua ibu itu langsung diserahkan ke Polsek Lowokwaru untuk diproses lebih lanjut.
‘’Sama anggota masih didalami karena kerugian materiil sangat minim dan saat ini masih diperiksa,’’ kata Kapolsek Lowokwaru Kompol Pujiono ketika dikonfirmasi. (fin/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...