Ibunya Dinikahi, Anaknya Dicabuli


 
MALANG - Udik Cahyono, 38, harus meringkuk dalam tahanan Polres Malang, sejak Jumat lalu. Warga Desa Blayu, Wajak ini, ditahan atas tuduhan asusila. Ia mencabuli Bunga (nama samaran), 10, anak tirinya sendiri. 
“Tersangka kami amankan di rumahnya, setelah ada laporan dari ibu korban. Bukti visum dari rumah sakit juga menguatkan bahwa korban dicabuli,” ujar Kanit UPPA Polres Malang, Ipda Yulistiana Sri Iriana. 
Diperoleh keterangan, tersangka menikahi ibu korban secara siri, sekitar tujuh tahun lalu. Setelah menikah mereka tinggal serumah, termasuk korban Bunga. Dari pernikahan siri itu, tersangka juga dikaruniai seorang anak. 
Pencabulan yang dilakukan Udik pada korban, terjadi pada 4 Februari 2018 lalu sekitar pukul 03.00. Perbuatan itu dilakukan dalam kamar, ketika ibu korban sedang terlelap tidur. Ceritanya, saat itu korban terbangun dari tidur karena ingin buang air kecil. Setelah itu, korban kembali ke kamarnya dengan melintasi kamar tersangka. 
Saat itulah, korban langsung ditarik masuk ke dalam kamar oleh ayah tirinya.  Mulut korban dibekap dengan tangan kiri,  kemudian tangan kanan korban mencabuli korban. Puas melampiaskan nafsunya, tersangka langsung menyuruh korban keluar. 
Namun sebelumnya tersangka mengancam korban untuk tidak menceritakan kepada siapapun. Tetapi karena korban menangis, tersangka yang dikenal tempramental memukuli korban dengan ikat pinggang. Kepalanya juga dibentur-benturkan ke dinding. 
Terungkapnya perbuatan cabul, berawal dari korban mengadukan perbuatan bejat ayah tirinya kepada ibunya. Mendapat cerita itu, ibu korban yang tidak terima lantas melaporkan ke Polres Malang. Berdasarkan laporan itulah, polisi langsung menangkap tersangka. 
"Saya sama sekali tidak berbuat apa-apa. Saya ini hanya dituduh oleh istri melakukan pencabulan dan penganiayaan pada anak. Padahal sama sekali tidak pernah melakukan pencabulan," elak tersangka Udik. (agp/jon/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...