Tidak Menyerah, Tembak Saja!

 

 
MALANG - Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, meminta pelaku perampokan dan pembunuhan terhadap Hj. Siti Khotijah, 90. segera menyerahkan diri. Jika tidak, polisi akan memberi tindakan tegas, yakni tembak di tempat. 
“Saya minta pelaku untuk segera menyerahkan diri. Karena kemanapun kabur dan bersembunyi, pasti akan kami kejar dan ditangkap. Apalagi, identitasnya sudah kami kantongi,” terang Ujung kepada Malang Post.
Ia menegaskan, bahwa pihaknya akan memberi tindakan tegas jika pelaku tidak segera menyerahkan diri. Anggota sudah diperintahkan untuk menembak pelaku di tempat, jika memang melawan ketika ditangkap. 
“Kalau memang melawan dan membahayakan keselamatan anggota, pasti akan kami tembak. Karenanya sebelum kami mengambil tindakan tegas, maka kami harapkan segera menyerahkan diri,” tegas Ujung. 
Seperti diberitakan sebelumnya, perampokan disertai pembunuhan terjadi di Dusun Krajan, Jalan Kenanga, Desa Putat Lor, Gondanglegi. Pelaku mengeksekusi Hj. Siti Khotijah, pemilik rumah hingga tewas di lokasi kejadian.
Selain itu, pelakunya juga menganiaya Winarsih, 50, pembantunya dan Rohmadiah, 14, anak Winarsih. Keduanya bahkan masih menjalani perawatan di rumah sakit. Dari hasil olah TKP, beberapa perhiasan emas korban lenyap. 
Untuk memburu pelaku pembunuhan ini, Polres Malang telah mengerahkan seluruh anggota Buru Sergap (Buser). Ada empat tim yang dibagi tugas, untuk memburu dan melacak keberadaan pelaku. Termasuk tambahan satu tim dari Polsek Gondanglegi. 
"Semua anggota Reskrim kami kerahkan untuk memburu pelaku. Kasus ini menjadi atensi untuk segera terungkap. Anggota pantang pulang, sebelum berhasil menangkap pelakunya," tegas Ujung lagi. 
Kasatreskrim Polres Malang, AKP Adrian Wimbarda menambahkan, pelaku terus diburu kemanapun larinya. Ia juga sudah memerintahkan kepada anggotanya untuk melakukan tindakan tegas terhadap pelakunya.
“Jadi silakan menyerah saja daripada ditindak tegas,” ujarnya. (agp/jon/mar)

Berita Lainnya :

loading...