Ditangkap Duluan Sebelum Serahkan SS


Malang Post - Choirul Juana Prana, 35, warga Desa Sumbersuko, Kecamatan Gempol, Pasuruan ditangkap Satresnarkoba Polresta Sidoarjo di Jalan Raya Pulungan, Gempol. Pria yang bekerja sebagai sopir ini diduga menjadi pengedar sabu-sabu (SS).
Tersangka ditangkap Minggu (22/4) lalu sekitar pukul 19.00. Dari tersangka polisi menyita satu poket SS 0,30 gram. Sabu tersebut ditemukan di saku pakaiannya.
Penangkapan tersangka ini bermula dari penangkapan Mario, pengguna sabu-sabu asal Desa Kalisampurno, Kecamatan Tanggulangin. Dari keterangan Mario, ia mendapatkan SS dari tersangka Choirul. Polisi langsung melakukan penyelidikan ke lokasi yang diduga sering digunakan tersangka bertransaksi. “Kami tunggu tersangka hingga akhirnya ia muncul sekitar pukul 19.00,” kata Kasatresnarkoba Polresta Sidoarjo Kompol Sugeng Purwanto, Selasa (24/4).
Saat itu, tersangka sedang berada di depan pabrik minuman bersoda. Polisi langsung menghampiri dan menangkapnya. Dari penggeledahan yang dilakukan, ditemukan satu poket SS yang disimpan di sakunya. SS tersebut hendak diserahkan tersangka pada temannya.
“Tersangka mengaku hendak menyerahkan SS tersebut namun keburu kami tangkap,” jelasnya.
Dari keterangan yang bersangkutan, SS ini didapatkan dari temannya lagi bernama Sarifudin. Ia membeli dari temannya tersebut yang diketahui berada di Madiun. Namun polisi masih menyelidiki kebenaran informasi itu.
Tersangka mengaku dua kali mengirim SS ke Mario. Pertama ia mengirim 0,60 gram sementara pengiriman kedua 0,50 gram. Untuk setiap penjualan SS ini tersangka mendapat untung sekitar Rp 50 ribu. “Pengakuannya seperti itu,” katanya. (gun/jee/jpc/jon)
(sb/gun/rek/JPR)

Berita Terkait

Berita Lainnya :