Operasi Tumpas Semeru 2018, Ungkap 27 Kasus


 
MALANG - Polres Malang Kota berhasil mengungkap sebanyak 27 kasus dalam Operasi Tumpas Semeru 2018. Operasi tersebut digelar sejak 13 sampai 24 April 2018 yang berhasil mendapatkan barang bukti berupa narkoba dan minuman keras dengan jumlah tersangka sebanyak 36 orang. 
Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri  mengatakan, Operasi Tumpas Semeru 2018 tersebut dilakukan oleh Satreskoba dan Satuan Sabhara.
“Awalnya, kami targetkan 7 kasus narkoba. Namun, kami berhasil mengungkap sebanyak 27 kasus narkoba,” kata dia.
Berdasarkan hasil operasi tersebut, pihaknya juga mendapatkan barang bukti berupa pohon ganja sebanyak 37 pohon, 5,9 kilogram ganja kering, 4,67 gram sabu dan 18 gram tembakau gorilla. Asfuri menegaskan, jika dibandingkan dengan tahun kemarin, jumlah kasus narkoba cenderung lebih sedikit. 
Tahun lalu, sebanyak 33 kasus. “Kalau dibanding dengan lalu, jumlah kasusnya cenderung menurun. Namun, dari sisi barang bukti, jumlahnya meningkat,” kata dia.
Untuk ungkap narkoba tersebut, paling banyak dilakukan oleh Polres Malang Kota, yakni sebanyak 20 kasus. 
Sementara unuk Polsek Lowokwaru sebanyak 4 kasus, Kedungkandang 2 kasus dan Klojen 1 kasus. Pada Operasi Tumpas Semeru 2018 juga dilakukan pengungkapan minuman keras (miras) di 72 lokasi yang ada di Kota Malang.
Barang bukti yang berhasil diamankan yakni sebanyak 1.532 botol. Asfuri mengimbau masyarakat di wilayah hukum Kota Malang agar tidak menjual, memproduksi atau mengedarkan minuman keras.
“Apalagi di beberapa kasus yang ada, banyak contoh korban meninggal,” kata dia. (tea/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :