Periksa Ponsel, Seluruh Ruang hingga Mobdin


MALANG - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Pemkot Malang paling lama diperiksa oleh KPK, Rabu (9/8). Pemeriksaan berlangsung dalam dua tahap, pertama pukul 09.30 – 18.00, kemudian dilanjutkan hingga malam hari pukul 20.30. Dari total belasan jam itu, KPK menggeledah seluruh ruangan, memeriksa ponsel dan mobil dinas (Mobdin) seluruh pimpinan dan staf DPUPR.
Staf DPUPR amat dikejutkan kedatangan tim KPK pada pukul 09.30. Saat itu Kepala Dinas DPUPR Hadi Santoso tengah berdiskusi dengan tamu. Kantor itu kemudian disterilkan, seluruh staf yang berjumlah 121 orang diminta keluar, setelah sebelu,mnya meminta ponsel ditinggalkan.
Lantas, tim berjumlah sekitar  tujuh orang penyidik dari bidang penindakan KPK memeriksa sejumlah ruangan. Kepala Dinas DPUPR Kota Malang, Hadi Santoso mengatakan ada beberapa ruangan yang diperiksa KPK. Di antaranya Ruang Sekertariat, Ruang Cipta Karya, Ruang Bina Marga, Bidang Tata Ruang, Ruang Sumber Daya Air dan Drainase serta bidang Air Minum dan Air Limbah.
"Ruangan saya juga diperiksa, ada dua orang yang masuk ruangan saya. Mengambil setumpuk dokumen dan memeriksa laptop milik dinas yang ada di sana," terang dia kepada Malang Post siang hari di sela tim KPK melakukan pemeriksaan.
Ketika ditanya detail dokumen, dia mengatakan dokumennya banyak yang di cek dan kemudian para penyidik KPK menyuruhnya untuk keluar.
"Pokoknya semua dokumen yang bertumpuk diambil, dicek. Saya disuruh keluar. Ya saya persilahkan saja untuk mengecek semuanya," imbuh dia.
Selain itu, ponsel milik kepala dinas dan juga karyawan lainnya tak luput dari penyelidikan tersebut. "Saat ini, semua masih dikumpulkan dan akan dicek satu persatu," tukas dia.
Setelah tim penyidik KPK memeriksa ruang kepala dinas, mereka kemudian memeriksa ruang sekretariat, bidang tata ruang, Bidang Air Minum dan Limbah, Bidang Sumber Daya Air dan Drainase, Ruang Bina Marga dan Ruang Cipta Karya.
Setelah semua ruangan selesai diperiksa, tim penyidik KPK juga memeriksa mobil dinas yang digunakan kepala dinas sehari-hari. Ketika memeriksa mobil, tim penyidik KPK sempat membawa beberapa dokumen ke dalam sebuah ruangan untuk melakukan pengecekan. Berselang 10 menit, tim penyidik KPK mengembalikan dokumen tersebut.
"Tadi ada beberapa ruangan dan juga laptop yang diperiksa. Ada beberapa yang dipanggil ke dalam, yang punya tempat duduk dan laptop. Sementara ditunggu ya," ujar pria yang akrab disapa Sony tersebut.
Beberapa ruangan yang sudah selesai diperiksa, langsung bisa ditempati kembali oleh karyawan DPUPR. Sampai berita ini ditulis sekitar pukul 21.30, penyidik KPK masih berada di dalam ruangan bersama Kepala DPUPR.(mg16/ary)

Berita Lainnya :

loading...