Polisi Buru Penadah Emas Bu Haji


 
MALANG - Satreskrim Polres Malang, masih terus mengembangkan kasus perampokan disertai pembunuhan yang menewaskan Hj. Siti Khotijah, 90, warga Jalan Kenanga, Dusun Krajan, Desa Putat Lor, Gondanglegi. 
Polisi fokus mencari barang bukti perhiasan emas milik korban yang sudah dijual oleh tersangka M Rizal Arif Santoso, 20. Demikian disampaikan Kasatreskrim Polres Malang, AKP Adrian Wimbarda, kemarin siang. 
“Semua barang bukti sudah kami temukan. Kecuali perhiasan emas berupa gelang dan cincin yang sudah dijual oleh tersangka. Sedangkan jaket yang digunakan oleh tersangka ketika beraksi, diakui sudah dibuang ke sungai,” terang Adrian. 
Berdasarkan pengakuan tersangka Rizal, perhiasan emas tersebut dijual kepada seseorang di Kota Malang.
“Kami masih mencari siapa pembelinya. Sebab, tersangka mengaku tidak mengenalnya,” ujarnya kepada Malang Post. 
Adrian menyatakan, Rizal adalah pelaku tunggal. Aksinya dilakukan sendiri tanpa. Rizal mengatakan bahwa aksinya sudah direncanakan sejak pagi harinya.  Alibi Rizal, ia hanya ingin merampok, bukan untuk membunuh. Penganiayaan dilakukan karena spontan untuk melancarkan aksinya. 
“Tersangka kami jerat dengan Pasal 365 KUHP subsider Pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan berat yang mengakibatkan korbannya meninggal dunia dan luka berat," tegasnya. 
Seperti diberitakan, pelaku pembunuhan terhadap Hj. Siti Khotijah berhasil diungkap Satreskrim Polres Malang. Tersangkanya Rizal yang masih cicit dari korban. Rizal adalah anak kedua dari empat bersaudara pasangan Suliana dan Budi. 
Suliana ini, merupakan anak Marsini, yang merupakan anak pertama dari enam bersaudara korban. Tersangka dibekuk di Magetan ketika hendak pulang ke rumah ayahnya. Rizal diketahui dari keluarga broken home. Kedua orangtuanya sudah bercerai lama. 
Selama ini, dia tinggal di Magetan bersama dengan ayahnya. Baru sekitar lima bulan lalu, pulang ke rumah ibunya di Desa Putat Lor, Gondanglegi. 
“Setahu saya dia anaknya pendiam,” tutur salah satu kerabatnya.
Dengan tertangkapnya Rizal sebagai pelaku perampokan sekaligus pembunuhan terhadap. Siti, keluarga sempat kaget dan tidak percaya. Mereka sama sekali tidak menduga dan syok bahwa pelakunya ternyata masih cicit dari korban. (agp/mar)

Berita Lainnya :

loading...