Mabuk Pecok Tetangga

 
MALANG - Pengaruh minuman keras (miras), mengantarkan Arcis Kristanto, 35, warga Desa/Kecamatan Poncokusumo, meringkuk dalam rutan Mapolsek Tumpang sejak Kamis (26/4) malam. Ia ditahan karena merusak rumah dan menganiaya Asmari, 51, tetangganya dengan sebilah kampak. 
Akibat penganiayaan tersebut, luka bacok pada paha kiri akibat sabetan kampak dan luka ibu jari tangan akibat gigitan pelaku. Sementara tersangka ditangkap di sekitar TKP, sesaat setelah melakukan penganiayaan. 
"Tersangka melakukan pengerusakan dan penganiayaan karena dalam pengaruh minuman keras. Kondisinya saat itu mabuk berat," jelas Kapolsek Poncokusumo, AKP Agus Siswo Hariadi. 
Diperoleh keterangan, tersangka dan korban ini bertetangga. Mereka sebelumnya sama sekali tidak ada permasalahan ataupun dendam. Korban juga tidak pernah menggoda atau mencari masalah dengan tersangka. 
Peristiwanya terjadi Kamis malam sekitar pukul 21.30. Ceritanya saat itu pelaku sedang minum-minuman keras. Kemudian melintas korban, yang kemudian tanpa sengaja melihat korban. Mungkin karena tersinggung dilihat, membuat tersangka marah. 
Ia mengambil kampak di rumahnya, kemudian mendatangi rumah korban. Selanjutnya dengan kampak itu, tersangka merusak jendela dapur rumah korban dengan kampak. Korban yang mengetahui rumahnya rusak, langsung pulang. 
Melihat korban pulang, tersangka langsung keluar dan menyerang korban. Sempat terjadi perkelahian hingga akhirnya, datang warga melerai. Korban langsung dilarikan ke bidan desa dan mendapat jahitan. Sedangkan tersangka langsung diamankan petugas yang datang setelah mendapat laporan. 
"Ketika akan kami tangkap, dia sempat melawan dengan menggunakan skok sepeda motor. Tetapi setelah kami peringatkan, tersangka akhirnya menyerah," papar mantan Kapolsek Kalipare ini.(agp/jon/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...