Satroni Ponpes, Gondol Motor dan Ponsel

 
MALANG – Pondok Pesantren Al Musytaq Jalan Morotanjek, Desa Purwosari, Singosari disatroni maling. Motor dan sejumlah handphone amblas dari musala pondok, dini hari kemarin. Peristiwa ini sendiri baru diketahui para santri saat terbangun untuk melaksanakan salat subuh. 
Santri pondok sekaligus korban, Ahmad Akbar Maulana, 18, warga Dusun Ketapang, Desa Sukoraharjo, Kepanjen, menyebut beberapa handphone santri dicharge di dalam musala. “Ada juga teman santri yang tidur di sana, tengah malam barang-barang dan motor masih ada,” katanya kepada wartawan.
Sekitar pukul 23.30, Kamis (26/4) dia melihat motor miliknya Honda Beat N 4697 IX masih terparkir di depan ponpes, tepat di belakang rumah pengasuh pondok. Sehingga, setelah mengecek motornya, korban lalu berangkat istirahat. Sekitar pukul 04.00, dia bangun dan mendapat kabar ada lima buah hape yang hilang dari musala pondok.
“Awalnya saya pikir ada yang iseng saja menyembunyikan hape, sehingga saya tinggal salat subuh dahulu. Eh, begitu selesai salat, saya mau tanya-tanya soal hape, saya lihat motor saya sudah hilang dari parkiran biasanya,” ungkap korban.
Tak hanya motornya, cerita soal hape yang hilang ternyata juga bukan ulah keusilan belaka. Lima hape milik santri pondok, atas nama Salman, Dani, Alfan, Ali dan Ridho, benar-benar hilang dan tidak ada yang bercanda dengan para korban.
Diduga kuat, pelaku melancarkan aksinya sekitar pukul 03.00 WIB saat para santrai tertidur pulas. Apalagi, ponpes tersebut dihuni 13 orang, 9 orang terlelap di lantai 1, sedangkan 4 orang tertidur di lantai 2. Meski telah kehilangan motor, korban masih menunggu kabar dari orangtuanya di Kepanjen.
“Kalau orangtua suruh saya laporan polisi, saya akan datang ke Polsek Singosari,” tutup korban.
Sementara itu, Kapolsek Singosari, Kompol Untung Bagyo Rianto mengimbau warga Singosari yang menjadi korban kejahatan, agar segera melapor ke Polsek Singosari.
“Jangan takut melapor. Apabila benar-benar menjadi korban kejahatan, sebaiknya segera mendatangi Polsek untuk laporan polisi. Apabila sudah melapor, kita bisa menindaklanjuti dengan penyelidikan,” papar Untung. (fin/jon/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :