Pengedar Pil Koplo Poncokusumo Dibekuk


 
MALANG - Peredaran pil koplo jenis dobel L di wilayah Kabupaten Malang, terus diberangus. Unit Reskrim Polsek Poncokusumo, Jumat malam lalu menangkap seorang pengedarnya. Tersangkanya adalah Muhammad Ardi Sugiarto alias Pegol, 20. Pemuda warga Desa Pandansari, Poncokusumo ini, ditangkap petugas di rumahnya. 
Ketika itu, tersangka sedang menunggu seorang pembelinya. Barang buktinya polisi mengamankan pil koplo jenis dobel sebanyak 90 butir, sebuah HP dan uang hasil penjualan sebesar Rp 20.000. 
"Saat kami amankan dia sedang janjian dengan seorang pembelinya. Tersangka mengatakan selain mengedarkan pil koplo, juga sebagai pemakai," ungkap Kanitreskrim Polsek Poncokusumo, Aiptu Andik Riadianto. 
Penangkapan terhadap tersangka Pegol ini, menurutnya bermula dari informasi masyarakat. Warga mengatakan kalau selama ini, Pegol mengedarkan pil koplo kepada anak-anak muda di desanya. Berangkat dari informasi itu polisi lantas menyelidikinya. 
Hasilnya memang diketahui bahwa tersangka Pegol, selain pengguna juga pengedar. Bahkan malam itu, didapat informasi kalau tersangka akan transaksi dengan seorang pembeli.  Akhirnya sebelum tersangka menjual pil koplo kepada orang lain, petugas langsung mendatangi rumahnya. Dia berhasil dibekuk.
"Semula tersangka mengelak. Namun ketika kami geledah dan ditemukan pil koplo, tersangka baru mengakui," jelasnya. 
Dalam pemeriksaan, tersangka mengatakan kalau pil koplo dobel L tersebut, didapat dari seorang temannya asal Kota Malang. 
Biasanya tersangka mendapat pasokan sekitar sepekan sekali. Kemudian dibagi menjadi beberapa tik lalu dijual. Setiap tik berisi 9 butir pil koplo. 
"Untuk kasusnya masih kami kembangkan terus. Karena masih ada jaringan peredaran pil koplo lainnya yang belum tertangkap. Termasuk kami masih memburu pemasoknya," ucapnya. (agp/jon/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :