Jalan Gajahmada Ramai Pelanggaran Lalin

 
MALANG – Dalam waktu satu jam, 15 kendaraan roda dua terjaring operasi Patuh Semeru 2018 di Jalan Gajahmada, pagi kemarin. Mulai pukul 09.00 sampai 10.00 WIB, petugas Lantas Polsek Klojen, menjaring para pelanggar rambu larangan lewat yang terpasang tepat di depan Hotel Aloha.
“Jalan ini adalah jalan satu arah. Karena posisinya yang terlalu menikung, sehingga harus dijadikan satu arah. Kita selalu melakukan antisipasi dengan operasi di sini, untuk menghindari kecelakaan di jalan ini. Termasuk memasang rambu larangan lewat dari arah timur,” kata Kanit Lantas Polsek Klojen, AKP Suwito.
Dalam operasi, satu per satu pelanggar kendaraan yang melintas dari Jalan Gajahmada depan Hotel Aloha, menerobos rambu larangan lalu lintas di pertigaan jalan. Mereka langsung diberhentikan oleh petugas Lantas Polsek Klojen. Para pelanggar dipinggirkan dan diminta mengeluarkan surat-surat kelengkapan berkendara.
“Jalan ini langganan dilanggar. Padahal, sebenarnya jalur ini berbahaya jika dipakai untuk dua arah. Karena itu kami menilang mereka yang melanggar aturan rambu lalu lintas di ujung timur jalan ini,” sambung Suwito. 
Seluruh 15 kendaraan yang ditilang adalah roda dua. Menurut Suwito, selain melanggar rambu lalu lintas, sebagian besar pelanggar, tidak membawa SIM. Padahal, Satlantas Polres Makota sudah memberikan layanan terbaru e-SIM yang memudahkan proses pembuatan SIM. 
Suwito menjelaskan, tak hanya roda dua, mobil roda empat juga ditilang di akhir operasi pagi kemarin. Mobil yang berplat S tersebut melanggar rambu larangan lewat di jalan satu arah itu. Suwito menegaskan, operasi Patuh Semeru 2018 akan digelar selama 14 hari. 
“Operasi ini dimulai 26 April sampai 9 Mei. Namun, jangan salah. Walaupun tidak ada operasi khusus, kegiatan razia rutin tetap dilakukan petugas Lantas, untuk menjaga keselamatan lalin,” sambungnya.
Kanit Dikyasa Satlantas Polres Malang Kota (Makota), Ipda Syaikhu menjelaskan, pengumuman serta baliho pinggir  jalan untuk mengingatkan pengguna jalan sudah dipasang di empat titik masuk kota.“Kita sudah pasang di Lowokwaru, di Arjosari, di Gadang serta di Sawojajar. Empat titik pintu masuk ke Kota Malang, dipasangi baliho imbauan tentang Ops Patuh Semeru,” tegasnya. (fin/jon/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :