“Dia Selalu Curhat ke Saya”

 
MATA Yuliana Sri Puji Astuti, 44, masih sedikit sembab ketika ditemui tetangga di rumahnya, Jalan Kapi Nusantara, Desa Mangliawan, Pakis, Sabtu (28/4). Dia masih harap-harap cemas dengan kabar penemuan anaknya di Selat Bali.  “Belum ada kabar kalau ketemu. Anak saya yang kedua berangkat ke Banyuwangi untuk cari kabar,” katanya. 
“Dia sudah bilang ke saya jangan percaya kabar apapun kecuali kabar itu dari dia,” ungkap Yuliana kepada wartawan.
Saat diwawancarai, wajahnya juga sendu. Dia juga dihibur dan dikelilingi para tetangga yang datang memberi simpati. Yuliana menyebut anaknya pamit berangkat rekreasi hari Jumat setelah ujian sekolah. 
Firdan sempat meminta uang kepada Yuliana untuk uang saku rekreasi. Menurut Yuliana, Firdan sama sekali tidak menunjukkan rasa sedih saat berangkat. Sebaliknya, Yuliana masih ingat ekspresi berseri-seri putra bungsunya saat hendak mengikuti rombongan bus ke Bali.
“Firdan diantar Firman, kakaknya ke sekolah hari Jumat siang,” lanjutnya. 
Menurut Yuliana, anaknya terlihat senang karena setelah ujian sekolah ada kesempatan rekreasi. “Saya pun nggak ada firasat apa-apa saat dia berangkat,” ungkap wanita ini.
Karena itulah, Yuliana sangat tidak percaya dengan isu soal Firdan yang terjun ke laut karena putus cinta di atas KM Karya Maritim 3. Menurut Yuliana, sejak suaminya meninggal pada 2006 lalu, Firdan sangat dekat dengannya.
Bahkan, menurut ibu tiga anak itu, Firdan selalu bercerita ketika mengalami permasalahan di sekolah. Yuliana mengatakan, Firdan bercerita saat mengalami masalah dengan teman sekolahnya.
“Dia juga selalu cerita kalau dimarahi guru. Jadi, dia dekat dan terbuka dengan saya,” katanya.
“Kedua kakaknya sibuk, dia seringnya curhat sama saya. Di rumah, dia juga pendiam, selain ke sekolah, dia jarang keluar rumah. Biasanya kalau di rumah, selain belajar, kesibukannya main game,” tambah Yuliana.
Selain itu, Firdan juga sudah mempersiapkan diri untuk wisuda dari SMPN 16 Malang.  Yuliana menyebut putra bungsunya sudah mencoba jas yang akan dipakai untuk upacara kelulusan SMPN 16 Malang, 6 Mei 2018 mendatang. Tak hanya itu, Firdan juga sudah menyatakan ingin bersekolah di SMKN 2 Malang.
“Dia sudah mencoba jas kelulusan, dan tanya kepada saya, apakah dia ganteng pakai jas tersebut,” pungkas dia. (fin/jon/mar) 

Berita Lainnya :

loading...