Belanjakan Uang Palsu di Wagir

 
MALANG - Masyarakat harap lebih waspada lagi. Menjelang Lebaran, uang palsu (Upal) mulai beredar. Tertangkapnya seorang pengedar Upal oleh Unit Reskrim Polsek Wagir, Sabtu siang lalu menjadi buktinya. 
Petugas menangkap Sumadi, warga Dusun Karangtengah, Desa Karangwidoro, Kecamatan Dau. Pria berusia 51 tahun ini, ditangkap usai menjajakan upalnya. Barang bukti yang diamankan adalah empat lembar Upal pecahan Rp 50 ribu dan 15 lembar pecahan Rp 100 ribu. 
"Barang bukti tersebut kami amankan dari tangan tersangka dan korban. Sekarang kami masih mendalami dan mangembangkan kasusnya," ujar Kanitreskrim Polsek Wagir, Ipda Sidiq Anwari. 
Menurutnya, tersangka diamankan usai membelanjakan uang palsu di toko pracangan Dusun Kenongo, Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir, milik Musfiratul Hidayah. Modus operandi yang digunakan, dengan membeli sebungkus rokok. Tersangk lalu membayar dengan uang palsu, untuk mencari kembalian uang asli. 
Usai membeli rokok, tersangka langsung buru-buru pergi. Korban yang curiga lantas mengecek uang diterima dari tersangka. Ketika dicek, ternyata uang tersebut palsu. 
Korban lantas dibantu warga lainnya menangkap tersangka. Ketika ditanya, tersangka sempat mengelak bahwa uangnya palsu. Karena tidak ingin ribut, korban lantas menghubungi petugas Polsek Wagir. 
Mendapat laporan, polisi segera datang ke lokasi. Selanjutnya mengecek uang pecahan Rp 50 ribu yang diterima korban. Begitu dicek memang uangnya palsu. Akhirnya petugas menggeledah tubuh tersangka dan ditemukan barang bukti Upal lainnya. 
Selanjutnya bersama dengan barang buktinya, tersangka digelandang ke Mapolsek Wagir. Dalam pemeriksaan sementara, tersangka mengaku baru kali pertama itu ia membelanjakan uang palsu. 
"Tersangka mengaku mendapat Upal itu dari seorang temannya. Saat ini, kami masih memburu temannya tersebut," jelas mantan Kanitreskrim Polsek Pakisaji ini .(agp/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...