Razia Klub Malam, Buru Pengguna Narkotika dan Pembawa Sajam

 
MALANG – Minggu pagi (29/4) dini hari, Polres Makota merazia tempat hiburan malam. Memimpin 50 personel gabungan Reskrim, Reskoba, Intel dan Sabhara, Wakapolres Makota, Kompol Bambang Christanto Utomo merangsek masuk ke dalam enam klub malam. Contohnya My Place di Jalan JA Suprapto atau Smooth di Jalan Terusan Dieng.
“Tolong ditunjukkan identitasnya? Apakah membawa senjata tajam? Apakah membawa narkoba?,” ujar salah satu petugas Reskrim saat melakukan operasi. 
Setelah pengunjung mengeluarkan identitas, petugas razia melakukan penggeledahan, untuk memastikan tak ada narkoba maupun senjata tajam yang dibawa pelanggan.
Para petugas polisi tidak hanya melakukan operasi di dalam hall klub dan lantai dansa saja. Anggota Polres Makota juga memasuki ruang-ruang karaoke untuk memeriksa pengunjung maupun Ladies Companion (LC). Bambang mengatakan, sasaran razia bukan hanya pengunjung, tapi juga pegawai dan pengelola tempat hiburan.
“Kami membagi tim operasi ini menjadi dua, supaya gerakan lebih cepat,” kata Bambang. 
Selain bergerak ke My Place, petugas razia lainnya mendatangi klub malam di kawasan Dieng seperti Smooth dan Hugos. Menurut Bambang, operasi ini dilaksanakan secara mendadak dan acak untuk menghindari kebocoran informasi.
Pelaksanaan razia bertujuan untuk mempersiapkan Kota Malang menyambut bulan Ramadan serta menjaga iklim kondusif selama pelaksanaan Pilkada Kota Malang. Razia berjalan mulai pukul 00.00 WIB hingga 01.30 WIB dini hari. Selesai melaksanakan operasi, Wakapolres Makota menutup giat dengan apel di depan My Place.
Setelah razia, polisi tidak menemukan adanya pelanggaran hukum pidana. Meski demikian, dia berjanji akan tetap melaksanakan razia dadakan hingga memasuki bulan ramadhan untuk tetap menjaga keamanan Kota Malang. Kapolres Makota, AKBP Asfuri pun mengatakan, pelaksanaan operasi bertujuan untuk memastikan keamanan masyarakat Kota Malang.
“Dengan ramadan yang segera tiba, kami Polres Makota siap mengintesifkan operasi, untuk mengamankan kondisi Kota Malang. Karena momentum ramadan juga berbarengan dengan masa Pilkada, operasi ini pun digelar agar Pilkada bisa berjalan damai dan kondusif,” tambah Asfuri. (fin/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...