Empat Laptop Amblas di Kontrakan

 
MALANG – Kawasan Lowokwaru harus mendapat perhatian yang tinggi dari pihak kepolisian karena potensi kerawanan kejahatan pencurian di kos-kosan mahasiswa. Pada 28 April 2018 lalu, kontrakan Jalan MT Haryono gang VIC Lowokwaru, disatroni pencuri.
Empat buah laptop amblas dari kontrakan itu. Para korban adalah Ahmad Anwar, 18, Pramudya, 18, Muhammad Anwari, 18, dan Reksi Alfarizi, 19. Mereka berasal dari Kabupaten Probolinggo. Korban bercerita bahwa peristiwa pencurian laptop ini diduga terjadi pada pagi hari.
Dua orang penghuni kontrakan, berangkat bekerja dan berkuliah. Satu orang lain sedang pulang kampung. Sementara, satu penghuni tinggal di dalam kamar karena dianggap masih tidur. 
“Teman di kamar tidur tengah tidak saya bangunkan saat saya berangkat,” ungkap Reksi kepada wartawan.
Dua penghuni kontrakan juga tidak mengunci rumah karena masih ada orang di dalam. Pintu rumah tersebut jarang dikunci ketika ada orang, karena tidak pernah menjadi tempat aksi pencurian. Sekitar pukul 11.00 WIB, Anwari datang ke kontrakan sepulang dari kampus untuk mengerjakan tugas kuliah.
Dia lalu mencari laptopnya di kamar namun ternyata sudah tidak ada di tempat semula. Korban lalu mencoba membangunkan temannya yang sedang tertidur untuk menanyakan laptop. Ternyata, laptop milik teman kamarnya juga amblas. Setelah dilakukan pencarian, empat laptop sudah raib dari kontrakan ini. 
“Setelah peristiwa saya langsung minta teman lapor ke Polsek Lowokwaru. Kami coba tanya ke tetangga sebelah, apakah ada orang yang masuk dan terlihat, tapi tetangga gak ada yang tahu,” sambungnya.
Dalam laporan kerugian materiil kepada polisi, empat laptop tersebut disinyalir bernilai Rp 30 juta. Kapolsek Lowokwaru, Kompol Pujiono membenarkan adanya laporan kehilangan laptop ini.
“Laporan sudah masuk, dan dalam proses lidik. Kami pun meminta masyarakat yang memiliki info soal kejadian ini, memberitahukannya kepada petugas untuk membantu penyelidikan dan pengungkapan,” tutur Pujiono kepada Malang Post. (fin/jon/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...