Polisi Gerebek Rumah di Bakalan Krajan

 
MALANG – Jajaran Polres Makota menciduk pelaku pengedar dobel L atau pil koplo di kawasan Kecamatan Sukun. Aldino Wardiono Putro, 22, warga Jalan Pelabuhan Perak, Bakalan Krajan Sukun, diciduk Minggu malam lalu oleh Unit Reskrim Polsek Sukun saat hendak melakukan transaksi di rumahnya.
Dari keterangan yang dihimpun, polisi telah mengendus adanya transaksi obat-obatan terlarang di kawasan Bakalan Krajan. Informasi ini ditindaklanjuti dengan penyelidikan. Unit Reskrim Polsek Sukun memastikan bahwa pelaku memang seorang yang akan melakukan transaksi, dan diduga kuat menguasai pil dobel L tanpa izin.
Setelah itu, Minggu malam, Unit Reskrim Polsek Sukun langsung menggerebek kediaman Aldino. Saat tertangkap, Aldino tak bisa melawan dan mengelak. Karena, Aldino kedapatan menguasai pil koplo dengan jumlah 2258 butir berwarna putih yang disimpan di dalam plastik berukuran tanggung.
Aldino pun digelandang ke Polsek Sukun untuk menjalani pemeriksaan. Kepada petugas, Aldino mengedarkan pil dobel L itu di kawasan Kota Malang. Pelaku yang tidak memiliki pekerjaan alias pengangguran itu pun, mengandalkan hasil penjualan pil koplo tersebut untuk mencukupi kebutuhannya sehari-hari.
Kapolres Makota, AKBP Asfuri didampingi Kapolsek Sukun Kompol Anang Tri Hananta mengatakan, kepolisian masih mengembangkan keterangan dari pelaku.
“Saat ini kita masih melakukan pengembangan, kita masih penyidikan lanjutan. Polisi masih mencari dari siapa pelaku mengambil barang,” jelas Anang kepada wartawan ditemui di Sukun kemarin siang. 
Tindakan pelaku diduga melanggar pasal 197 jo 196 UU RI nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan. Tindakan menguasai dan mengedarkan dobel L tanpa izin, membuat pelaku terancam hukuman penjara maksimal 10 tahun.(fin/jon/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :