Pengedar 1,4 Gram Sabu Tertangkap

MALANG – Polsek Klojen menutup bulan April 2018 dengan pengungkapan kasus narkotika. Unit Reskrim Polsek Klojen dipimpin Kapolsek Kompol Budi Harianto menangkap seorang pengedar narkotika dengan barang bukti lima poket kristal dengan total mencapai 1,4 gram. Penangkapan berawal dari penyelidikan petugas tentang adanya informasi peredaran narkotika.“Berawal dari informasi yang diterima Polsek Klojen tentang adanya dugaan peredaran narkotika, kami melakukan penyelidikan,” kata Budi.

Setelah penyelidikan, petugas Polsek Klojen mengerucutkan petunjuk kepada seorang pria bernama Samsul Arifin 34 tahun warga Ampeldento Pakis.
Diduga kuat, Samsul mengedarkan sabu-sabu di wilayah hukum Polres Makota, termasuk di Klojen. Polisi sukses melacak keberadaan pelaku pada 23 April 2018 lalu. Sehingga, polisi membuntuti pelaku hingga ke Jalan Alumunium depan Kantor Pos Kelurahan Purwantoro Kecamatan Blimbing.
Saat inilah, polisi langsung menggerebek pelaku pukul 11.00 WIB. Saat digerebek petugas, Samsul tak bisa mengelak. Polisi langsung mencengkeram pelaku agar tak melarikan diri. Sedangkan, petugas lain menggeledah pelaku. Hasilnya, lima bungkus plastik klip kecil berisi metamfetamina diamankan dari tubuh pelaku.
Sabu seberat total 1,4 gram tersebut, diamankan oleh petugas. Selain itu, sebuah handphone Haier Andromax 4G LTE hitam yang diduga menjadi alat transaksi narkoba, juga diamankan dari pelaku. Pelaku pun langsung digelandang ke Polsek Klojen untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.
Polisi masih menggali keterangan dari pelaku, dari siapa dia membeli sabu-sabu tersebut. Polisi mendapatkan informasi bahwa pelaku mengedarkan sabu-sabu tersebut di penjuru Kota Malang, tak terkecuali wilayah hukum Polsek Klojen. Pria bertato itu saat ini masih mendekam di sel Polsek Klojen untuk disidik lebih lanjut.
“Kita masih penyidikan untuk mengungkap dari mana pelaku mendapatkan sabu. Pelaku diduga melanggar pasal 112 ayat 1 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman penjara minimal 4 tahun penjara,” tutup Budi.(fin/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :