Jelang Ramadan, Begal Ngamuk


MALANG - Menjelang bulan Ramadan, tingkat kejahatan jalanan meningkat di kota Malang. Mulai pencurian sepeda motor hingga pembobolan rumah kosong. Bahkan, kali ini begal pun ikut beraksi mencari korbannya. Seperti yang dialami Achmad Irwanto, 35, warga Jalan Marto Utomo RT07 RW16 Tumpang.
Dini hari kemarin, dia dilarikan ke IRD RSSA Malang. Ia mengalami luka tusuk di pinggang dan luka bacok di pergelangan tangan kiri karena berusaha mempertahankan motornya dari tiga begal saat melewati TPU Polehan. Meski mengeluarkan darah cukup banyak, korban tetap gigih melakukan perlawanan.
Inilah yang membuat para pelaku yang berusia rata-rata 15 tahunan ini kabur dengan berboncengan mengendarai motor Yamaha Vega R. “Honda Beat warna biru korban terselamatkan,” kata sumber Malang Post di Polres Malang Kota.  Informasi yang didapat, korban hendak pulang ke rumahnya, setelah bertandang dari rumah saudaranya.
Pegawai swasta ini tidak curiga akan menjadi korban begal, saat hendak melewati pemakaman umum Polehan, Jalan Puntodewo Malang yang sepi. Tak diduga, tiga ABG berboncengan satu motor, menyalip dan  menghentikan laju motornya. Dua pelaku turun dari motor sambil membawa senjata tajam.
“Korban langsung dibacok dan ditusuk oleh pelaku. Dia melawan sebisanya sampai para pelaku memilih kabur,” tambah sumber terpercaya ini. Tanpa menghiraukan lukanya, Achmad lantas pergi dari tempat itu sambil menuntun sepeda motornya. Hingga akhirnya ia bertemu dengan Riyan, 16, dan Brio, 16, keduanya warga Jalan Werkudoro.
Achmad menceritakan peristiwa yang dialaminya, termasuk kepada warga sekitar yang juga berdatangan. Pria ini lantas dilarikan ke IRD RSSA Malang. Beberapa warga melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolsekta Blimbing dan sebagian lagi memburu pelakunya di sekitar pemakaman umum Polehan.
Anggota Polsekta Blimbing dan Satreskrim Polres Malang kota (Makota) yang berdatangan, tidak menemukan jejak pelaku. Bahkan, beberapa polisi bersepeda motor, mengobok-obok daerah pemakaman, namun ketiga pelaku bak ditelan angin. Pantauan Malang Post, luka bacok di pergelangan kiri Achmad ternyata cukup dalam.
Bahkan nyaris putus karena tebasan senjata tajam pelaku. Tim medis RSSA Malang melakukan operasi cukup lama di pergelangan tangan korban dan luka tusuk di pinggangnya. Kapolres Makota, AKBP Asfuri dikonfirmasi perihal kejadian ini, mengaku anggota satreskrim sudah diterjunkan untuk memburu pelakunya. (mar/jon)   

Berita Terkait

Berita Lainnya :