Akibat Narkoba, Rumah Tangga Hancur


MALANG - JANGAN bermain dengan narkoba, jika tidak ingin bernasib sama dengan Ronald, warga Kecamatan Lawang. Karena terjurumus dalam dunia narkotika, selain harus meringkuk dalam tahanan, ia juga bakal kehilangan keluarga. Amel, istrinya telah menggugatnya cerai.
Gugatan cerai ke Pengadilan Agama (PA) Kepanjen, sudah diajukan Amel pada awal pekan kemarin. Amel mengaku terpaksa menggugat cerai, lantaran masalah ekonomi. Sejak Ronald, suaminya ditangkap polisi sekitar tiga bulan lalu karena narkoba, Amel sudah tidak ada yang membiayai hidupnya.
“Sudah tiga bulan ini, saya tidak ada pemasukan. Sedangkan setiap hari kami juga butuh biaya, termasuk biaya untuk anak-anak,” tutur Amel, usai mengajukan gugatan  ke Pengadilan Agama Kepanjen.
Ronald dan Amel, menikah sekitar 10 tahun lalu. Mereka menikah setelah sebelumnya, berpacaran sekitar dua tahun. Amel, mau dinikahi oleh Ronald karena menganggapnya sebagai pria yang baik. Selama berpacaran, Amel tidak pernah macam-macam, apalagi mengkonsumsi narkoba.
Namun ternyata, secara diam-diam setelah pernikahannya menginjak usia lima tahun, Ronald, mulai mencoba mengkonsumi narkoba jenis sabu-sabu (SS). Ronald terpengaruh oleh teman lamanya.
Amel yang mengetahui, sempat marah kepada Ronald dan memintanya untuk berhenti. Ronald sempat meminta maaf dan tidak akan mengulanginya lagi. Tetapi, kenyataannya janji yang diucapkan oleh Ronald, hanya bualan saja.
Bapak dua anak tersebut, tetap mengkonsumsi narkoba. Hingga tiga bulan lalu, Ronald yang kedapatan memiliki dan membawa SS, ditangkap oleh polisi. Amel yang mendengar langsung terpukul.
Karena merasa dirinya telah dibohongi, dan menganggap bahwa Ronald sudah bukan suami yang bertanggungjawab, akhirnya Amel memutuskan untuk bercerai. Keputusannya untuk bercerai sudah bulat, atas saran dari keluarganya.(agp/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :