Gencar Perangi Minuman Keras


 
MALANG - Polres Malang terus menertibkan peredaran minuman keras (miras) di wilayah Kabupaten Malang. Rabu (2/5) lalu, polisi mengamankan tiga orang. Dua orang adalah pemabuk yang menggelar pesta miras di pinggir jalan, sedangkan seorang lagi adalah penjual. Mereka yang diamankan adalah MK, 68 serta ST, 32, warga Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi. Keduanya diamankan petugas Polsek Gondanglegi yang sedang patroli. Keduanya sedang asyik pesta miras di pinggir Jalan Dr Wahidin, Desa Gondanglegi Kulon, Gondanglegi.
Barang buktinya empat botol miras, yakni jenis anggur merah, anggur kolesom serta Vodka. Sedangkan satu lagi adalah SA, warga Desa Rembun, Dampit. Wanita berusia 50 tahun tersebut, diamankan petugas Polsek Dampit di rumahnya karena menjual miras tanpa dilengkapi izin. Barang buktinya 10 botol miras jenis Topi Miring.
“Mereka semua yang tertangkap, kami jerat dengan tindak pidana ringan (Tipiring). Tidak hanya penjual tetapi pembeli pun, akan kami proses dengan tegas,” ungkap Wakapolres Malang, Kompol Decky Hermansyah.
Perwira dengan pangkat satu melati ini mengatakan, imbauan untuk penertiban miras kepada Polsek jajaran Polres Malang masih terus berlanjut.
“Tidak ada batasnya penertiban itu. Sampai benar-benar tidak ada lagi peredaran miras di Kabupaten Malang,” tegasnya.
Ia mengatakan, selain narkotika, minuman keras menjadi atensi khusus dari Kapolri untuk diberantas. Terutama peredaran Miras ilegal yang tidak dilengkapi dengan surat izin. Seperti trobas, arak jowo ataupun minuman oplosan lain yang mengancam kesehatan dan nyawa manusia. (agp/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...