Sering Diperlakukan Kasar


 
SEORANG istri seharunya dilindungi, bukannya dikasari. Namun yang dilakukan Ronald, warga Kecamatan Tajinan ini, justru berlawanan. Ia malah justru kerap memukuli istrinya. Imbasnya, ketika sang istri sudah tidak tahan, pasti akan berontak. 
Inilah yang dilakukan Amel. Ia yang mengaku sudah tak kuat hidup dengan penuh penyiksaan, memilih menggugat cerai Ronald, ke Pengadilan Agama Kepanjen.
“Siapa yang terus tahan dengan penyiksaan,” katanya. 
“Setampan apapun pria itu dan sekaya apapun, kalau sikapnya temperamental pasti istri tidak akan tahan," ujar Amel, didampingi keluarganya usai menghadiri sidang gugatan cerai pertamanya. 
Ronald dan Amel ini, menikah masih belum lama. Keduanya membangun rumah tangga baru sekitar tiga tahun. Pernikahan itu atas pilihan mereka berdua, karena sebelumnya berpacaran sekitar enam bulan. 
Selama pacaran dulu, sebenarnya Amel sudah mengetahui kalau Ronald memiliki sikap tempramental. Tetapi saat pacaran itu, hanya sebatas ucapan saja. Tidak pernah sampai main tangan. 
Usai marah-marah, Ronald selalu meminta maaf. Karena sudah saling jatuh cinta, akhirnya Amel menerima lamaran Ronald dan bersedia dinikahi. 
Setelah menikah, Amel tinggal di rumah orangtua Ronald. Dua tahun berjalan, Ronald memang menunjukkan sebagai suami yang bertanggungjawab. Semua kebutuhan Amel, selalu dicukupi.
Tetapi sikap temperamentalnya masih tetap tidak berubah. Baru memasuki tahun ketiga, sikap temperamental Ronald semakin menjadi. Setelah usaha Ronald sebagai wiraswasta sedikit ada penurunan. Amel sudah beberapa kali memahami dan memberi pengertian, namun sama sekali tidak digubris. 
Malah Ronald semakin menjadi. Setiap kali marah, tidak hanya mengucap kata kasar. Tetapi sudah mulai main tangan. Amel yang bersabar mencoba untuk menerimanya. Tetapi karena seringnya diperlakukan kasar, membuat Amel berontak. 
Dia kabur dari rumah mertuanya untuk pulang pada keluarganya dan mengadukannya. Karena sampai tiga bulan, Ronald mendiamkannya dan tidak ada itikad baik untuk meminta maaf, membuat Amel memutuskan untuk menggugatnya cerai. 
"Saya sudah menunggu lama dan menghubunginya, namun sama sekali tidak ada respon. Bahkan dia, menantang untuk bercerai. Dari situlah, keluarga akhirnya mendukung kami untuk berpisah," papar Amel. (agp/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :