Mayat TPU Janti Ternyata Korban Pembunuhan


 
MALANG - Mayat laki-laki yang ditemukan tertelungkup di pemakamam umum Janti, Selasa (1/5) akhirnya diketahui identitasnya. Di adalah Donny Suprayitno, 59, warga Jalan Simpang Raya Langsep VI/26 Malang. Identitasnya ditemukan dari hasil pemeriksaan sidik jari melalui mambis. 
Namun, yang menarik, hasil otopsi yang dilakukan petugas kamar mayat RSSA Malang, ditemukan racun bercampur kopi di dalam tubuhnya. Dari keterangan itu, polisi mencurigai bila Donny menjadi korban pembunuhan. Kasatreskrim Polres Malang Kota (Makota), AKP Ambuka Yudha Hardi Putra, membenarkannya.
“Ya, betul sekali. Nanti kalau sudah lengkap, kapolres yang akan melakukan rilis,” tegasnya kepada Malang Post.
Ia tidak menampik bila pelakunya sudah diamankan. Wakapolres Makota, Kompol Bambang Christanto Utomo juga menegaskan hal ini. 
“Benar, informasi awal korban tidak memiliki tempat tinggal. Setelah dilakukan penyelidikan, identitas ditemukan dan dia diduga menjadi korban pembunuhan,” ungkapnya.
Namun, terkait racun kopi di dalam lambung korban, Bambang menyebut masih dalam tahap pendalaman. 
“Masih dalam lidik. Satu pelaku sudah diamankan, pengembangan keterangan masih dilakukan,” kata Bambang. 
Polisi masih belum mau mengungkap secara terang-terangan siapa pelaku pembunuhan. Karena, berdasarkan hasil pemeriksaan pelaku, penyidik menduga ada orang lain yang ikut terlibat dalam kasus dugaan pembunuhan ini.
Kasus racun kopi yang mirip dengan kasus Jessica-Mirna itu, kini dalam penyelidikan lanjutan. Polisi pun masih mendalami seperti apa sebenarnya motif kejahatan tindak pidana pembunuhan yang terjadi.
Polisi belum menyimpulkan apa alasan utama terbunuhnya korban dengan metode pembunuhan yang dipopulerkan drama kopi racun Jessica-Mirna tersebut. 
“Pada saatnya, setelah ungkap tuntas akan dirilis. Motif masih didalami,” jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, Donny terlihat terhuyung-huyung saat berjalan ke arah pemakamam umum Janti. Setelah melintas di kuburan Janti, korban lalu terjatuh dan ambruk dalam kondisi telungkup. (fin/mar)

Berita Lainnya :