Polisi Kebobolan Lagi, Pencuri Bermobil Bobol Toko Rokok


 
MALANG - Pelaku kejahatan di Kota Malang, benar-benar tidak membuat polisi di Kota Malang tenang. Hampir setiap hari, peristiwa kejahatan jalanan terjadi. Nyatanya, kemarin pencuri membobol toko pracangan rokok “Tujuan Sama” yang berada di Jalan Kopral Usman Malang.
Tepatnya berada di sebelah timur Pasar Besar Malang. Puluhan slop rokok berbagai merek dan sejumlah uang amblas dari toko milik Nur Wulandari, 62, warga Jalan Brigjen S Riadi Malang. Akibat pencurian sekitar pukul 04.00 itu, kerugian sementara ditaksir mencapai Rp 50 juta.
Dari keterangan yang dihimpun, pencuri memanjat atap, lalu merusak teralis jendela. Setelah itu, turun ke bawah dengan menggunakan tali tampar. Setelah di dalam, pelaku yang diduga lebih dari satu orang ini, dengan leluasa mengambil puluhan slop rokok dan uang. Mereka kabur melalui pintu depan toko.
Dari banyaknya rokok yang diambil, pelaku diduga kuat membawa mobil. Peristiwa ini baru diketahui sekitar pukul 08.00, saat Jumadi, 54, penjual jeruk keprok yang biasa mangkal di depan toko, melihat ada hal yang tidak beres di toko tersebut.
“Kok tumben sudah buka pagi,” ucapnya.
Biasanya, kata dia, toko tersebut buka pukul 10.00.
“Akhirnya saya intip dari luar. Tidak ada orang. Saya lalu memberitahu tetangga toko yang masih saudara dengan pemilik toko dan tanya kenapa pintu buka. Saat dilihat bersama-sama ternyata tokonya kecurian,” ungkap Jumadi. 
Mengetahui kejadian ini, korban melapor ke Mapolsekta Klojen. Dibantu tim Inafis Polres Malang Kota (Makota), polisi melakukan olah TKP dan identifikasi di lokasi pencurian toko rokok “Tujuan Sama”. Kanit Inafis Polres Makota, Ipda Subandi mengeluarkan beberapa peralatannya.
Seperti dua buah kaca yang diduga disentuh oleh pelaku pencurian saat menguras isi toko. Dia mengeluarkan selotip transparan lalu menempelkannya ke bagian kaca etalase. Subandi lalu menggosok selotip tersebut dengan lembut secara berulang-ulang. Setelah selesai, ia melepaskannya dan menempelkan ke kertas.
Dari kertas putih tersebut, muncul sidik jari yang diduga pelaku pencurian. Dikonfirmasi terpisah, Kapolsekta Klojen, Kompol Budi Harianto justru mengatakan, kerugian materi yang dialami korban tidak terlalu besar.
“Yang hilang tidak banyak. Hanya puluhan bungkus rokok,” ujarnya. (fin/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :