Motor Hilang di Depan Kos

 
MALANG – Kasus pencurian sepeda motor belum surut dari Kota Malang. Sepeda motor Honda Beat K 5331 BW hitam tahun 2017 amblas di luar pagar kos Jalan Sumbersari gang 4 Kelurahan Sumbersari Lowokwaru. Korbannya Miftah Kirana Zakie, 19 tahun warga Jalan Kawis Perum Permata Hijau, Ngotet, Rembang.
Kepada Malang Post, dia menceritakan bahwa peristiwa pencurian sepeda motornya terjadi pada Kamis 3 Mei lalu. Dia berangkat dari kos-kosannya di kawasan Lowokwaru menuju Jalan Sumbersari gang 4. Mahasiswi salah satu kampus di Kota Malang itu ingin mengerjakan tugas bersama temannya di kos Jalan Sumbersari gang 4.
“Sekitar pukul 21.30 mengerjakan tugas di kosan teman di Jalan Sumbersari gang 4. Saya parkir motor saya di depan luar pagar kos teman saya,” kata Miftah kepada Malang Post. 
Setelah memarkir dan mengunci  motornya, Miftah masuk ke dalam kos-kosan. Tanpa curiga, dia mengerjakan tugas kuliah bersama dua temannya.
Setelah selesai mengerjakan tugas, sekitar pukul 22.20 WIB, dia keluar dari kos-kosan tersebut dan hendak pulang ke rumah kosnya. Namun, Miftah kaget melihat sepeda motornya sudah tak ada di lokasi tempat parkir tersebut. Secara refleks, dia langsung mencari ke jalan-jalan, menanyai setiap orang yang ada di sekitar lokasi.
Selama kurang lebih dua setengah jam, Miftah berupaya mencari sepeda motornya. Namun, karena dia tak berhasil menemukan kendaraan tersebut, dia mendatangi Polres Makota untuk melaporkan kejadian ini. Laporannya diterima Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) pada hari Jumat pukul 01.00 WIB.
Dia merinci, kerugian yang dilaporkan akibat kehilangan satu buah Honda Beat tersebut adalah Rp 16 juta. Dia berharap kepolisian bisa menangkap pelaku yang mengambil motornya, serta berharap kendaraan miliknya bisa kembali. Kasubbag Humas Polres Makota, Ipda Ni Made Seruni Marhaeni mengatakan laporan tersebut sudah diterima oleh petugas.
“Setelah laporan masuk, kita langsung lidik. Kami pun mengimbau warga agar mengamankan barang berharga pribadinya, termasuk kendaraan bermotor. Sebaiknya dikunci ganda, serta diparkir di tempat yang aman, dan tidak teledor dalam menaruh kendaraan,” tutup Marhaeni dikonfirmasi Malang Post. (fin/jon/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :