Butuh Uang Curi Gabah


 
MALANG - Musim panen padi, memancing pencuri gabah beraksi. Unit Reskrim Polsek Singosari, Minggu (6/5) lalu menangkap seorang pencurinya. Tersangkanya Lasiono, warga Dusun/Desa Warung Dowo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan. 
Pria berusia 58 tahun tersebut, ditangkap sesaat setelah beraksi. Ia diamankan ketika hendak menjual barang hasil kejahatannya. Korbannya adalah Kandar, 51, warga Dusun Kembang, Desa Purwoasri, Singosari. 
Selain menangkap tersangka, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti. Yakni dua buah karung plstik berisi gabah, satu unit sepeda motor Honda Supra DK 6466 DB yang dijadikan sarana beraksi, sepasang pakaian serta sebuah helm. 
"Tersangka kami tangkap setelah ada laporan dari korban dan masyarakat. Ia kami amankan sebelum pulang ke rumahnya," ungkap Kanitreskrim Polsek Singosari, Iptu Supriono.  Tersangka Lasiono ini, diketahui sebagai spesialis pencuri gabah. Sebelum beraksi, dia keliling mencari sasaran. Biasanya, daerah yang baru saja melakukan panen padi.
Begitu mendapat sasaran, dia lantas melancarkan aksinya seorang diri. Modusnya ia mengawasi sekitar lokasi terlebih dahulu. 
Setelah dirasa aman langsung beraksi. Di gudang penyimpanan gabah Dusun Kembang, Desa Purwoasri, Kecamatan Singosari, milik Kandar, tersan masuk lewat pintu gudang yang tidak terkunci. Setelah berhasil masuk langsung mengambil dua gabah. 
Selanjutnya dua karung gabah diangkut dengan sepeda motor, lalu kabur. Namun, aksinya tidak berjalan mulus. Warga yang sempat melihatnya, memberitahu korban, yang kemudian melaporkan ke polisi.
Berdasarkan laporan itu, polisi langsung menindaklanjuti dengan mengejar tersangka. Hasilnya, tidak butuh waktu lama petugas berhasil menangkapnya.
"Pengakuannya baru sekali saja. Tetapi kami tetap kembangkan kasusnya. Sebab sebelumnya ada tiga laporan pencurian gabah yang kami terima," jelas mantan KBO Reskrim Polres Malang ini. 
Dilanjutkannya, dari keterangan sementara, tersangka mengatakan kalau gabah yang dicuri tersebut sedianya akan dijual kepada seseorang di Pasuruan.
"Alasannya dia terpaksa mencuri karena butuh uang untuk membayar sekolah anaknya," lanjutnya. (agp/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...