Dua Remaja Perampok Dibekuk

 
MALANG - Tindak kejahatan tidak mengenal usia. Tiga remaja asal Kecamatan Pakis, Minggu (6/5) malam merampas HP milik Aris Dwi Ananto, 15, warga Dusun Kanigoro, Desa Tirtomoyo, Pakis. Dia dirampok saat di jalan yang tidak jauh dari rumahnya.
Namun usai merampok, selang waktu dua setengah jam setelah beraksi polisi berhasil mengungkapnya. Dua diantaranya berhasil tertangkap, sedangkan seorang pelaku lagi masih buron.  Dua pelaku yang berhasil diamankan adalah, berinisial MRP, 15.
Dia tinggal di Jalan Anggrek, Desa Sekarpuro, Pakis. Seorang lagi berinisial ERR, 16, warga Jalan Kapi Woro, Dusun Jabon, Desa Mangliawan, Pakis. Sedangkan seorang pelaku yang masih DPO adalah AY, warga Desa Mangliawan, Pakis. 
"Mereka berdua kami tangkap di perkampungan warga. Korban masih mengenali dan hafal dengan plat nomor motor yang digunakan pelaku saat beroperasi," jelas Kanitreskrim Polsek Pakis, Aiptu Teguh Dermawan.  Dari penangkapan itu, polisi juga berhasil mengaman barang bukti. 
Yakni sebuah dus HP serta satu unit sepeda motor, Honda Beat N 6509 HHA, yang digunakan menjadi sarana beraksi.  Diperoleh keterangan, aksi perampasan HP terjadi sekitar pukul 19.30. Saat itu korban sedang berdiri sendirian menunggu temannya, sembari bermain HP miliknya. 
Ketika sedang menunggu itulah, datang tiga pelaku berboncengan tiga sepeda motor Honda Beat.  Ketiga pelaku, berpura-pura bertanya alamat. Setelah itu mereka meminta rokok dan uang. Karena tidak punya, mereka menggeledah tubuh korban. 
Seorang pelaku sempat memukul wajah korban, lantaran berontak.  Karena tidak ada uang dan rokok, pelaku lantas meminta paksa HP milik korban. Takut akan dipukul, korban diam saja. Setelah berhasil nenguasai HP, pelaku langsung kabur.
Setelah pelaku kabur, korban langsung mengadu pada kakaknya. Kemudian dengan diantarkan perangkat desa melaporkan ke petugas Polsek Pakis. Berdasarkan laporan korban itulah, polisi langsung melakukan pengejaran bersama korban dan warga lainnya. 
Hasilnya, diketahui kalau pelaku bersembunyi di perkampungan warga. Setelah ditelusuri, akhirnya petugas berhasil menangkap dua dari tiga pelakunya.  "Kami masih mengembangkan kasusnya,” ungkap Teguh. 
Usai menjalani pemeriksaan, kedua pelaku kemarin siang langsung dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Malang. “Usianya masih anak-anak, karenanya kami limpahkan ke Polres Malang,” ucapnya. (agp/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...