Kena Tilang, Langsung Sidang, Bonus Ceramah


 
MALANG - Pelanggaran aturan lalu lintas selalu dibarengi dengan tilang dari petugas kepolisian. Namun, Satlantas Polres Malang Kota (Makota) tak mau hanya sekadar menilang. Senin (7/5) pagi, mereka mendatangkan penceramah agama untuk ‘memarahi’ pelanggar lalu lintas.
Ceramah singkat itu, dilakukan di areal sidang tilang di tempat, Taman Krida Budaya Jatim, Jalan Soekarno Hatta Malang. Kasatlantas Polres Makota, AKP Ari Galang Saputro mengatakan, penceramah agama didatangkan untuk membuat para pelanggar aturan sadar.
“Bahwa pelanggaran yang mereka lakukan, itu berbahaya dan melanggar hukum, dan bisa mencelakakan diri serta orang lain. Dengan mendatangkan penceramah agama, kami harap para pelanggar sadar,” paparnya di sela-sela Operasi Patuh Semeru kemarin.
Para pelanggar aturan lalu lintas yang terkena razia pun hanya bisa pasrah dan manggut-manggut saja saat diceramahi. Karena mereka memang bersalah, tidak mematuhi aturan lalu lintas yang ada.
“Mereka diceramahi saat menunggu giliran sidang di tempat,” ujarnya.
Tokoh agama yang memberi ceramah dalam operasi sidang di tempat, Rusli Abdullah mengapresiasi polisi yang tak hanya memberi tilang, tapi juga memberi pengarahan. “Pelaksanaan operasi ini penting karena kesadaran berlalu lintas harus ditingkatkan untuk menghindari celaka di jalan,” tambahnya.
Operasi Patuh juga menggandeng Dishub Kota Malang untuk melakukan pengecekan kelayakan mobil angkutan umum yang beroperasi di jalanan Kota Malang. Galang menerangkan, dalam operasi ini, jumlah yang terkena tilang mencapai 3.000 pelanggar. (fin/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...