Rumah Ludes Dilalap Si Jago Merah


MALANG – Sebuah rumah bambu di kawasan dusun Ngandeng RT 53 RW 13, desa Dawuhan Poncokusumo luluh lantak dilalap si jago merah, Selasa pagi kemarin. Rumah bambu milik Bambang Efendi 35 tahun dan Isrofiatul 33 tahun ini rontok secepat kilat digempur api karena terbuat dari bambu.
Dari keterangan yang dihimpun, peristiwa kebakaran ini terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Pemilik rumah tersebut sedang menyalakan dapur api dari kayu untuk memasak. Setelah api muncul, pemilik rumah tiba-tiba meninggalkan dapur dan menuju rumah kepala dusun Ngandeng.
Pelaku diduga lupa bahwa masih ada api yang menyala di dapur tradisionalnya. Kontan saja, sekitar pukul 08.30 WIB, api tiba-tiba membumbung tinggi bersamaan dengan asap tebal. Warga sekitar dibuat panik dengan api yang membara tersebut. Beruntung, penghuni rumah sudah berhasil mengungsi sebelum api membesar.
Yakni Isrofiatul, Alif 8 tahun, Saifuddin 8 tahun, Muhammad 1 tahun dan Alfiansyah 7 bulan, berhasil diselamatkan. Sayangnya, harta benda korban di dalam rumah tak bisa terselamatkan. Api yang begitu besar, menghabiskan semua perabotan rumah. Mulai dari televisi 14 inchi, radio, alat dapur serta perabotan ruangan lainnya.
Api juga menghabiskan kayu bakar yang ada tepat di samping rumah. Kayu-kayu ini menjadi seperti bahan bakar yang menambah gila kobaran api. Si jago merah tak bisa merayap ke rumah lain, karena masih ada ruang yang memisahkan rumah korban dengan rumah para tetangga di sekitar lokasi kebakaran.
Kapolsek Poncokusumo, AKP Agus Siswo Hariyadi mengatakan, peristiwa kebakaran ini terjadi dengan cepat. “Hanya dalam satu jam, rumahnya habis. Kerugian korban yang dilaporkan sekitar Rp 30 juta. Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, hanya kerugian materiil,” kata Agus.
Terbakarnya rumah keluarga tersebut, membuat masyarakat sekitar iba dan kasihan. Tak terkecuali, para netizen di salah satu grup Facebook yang mengenal Bambang di kampung Ngandeng.(fin/jon/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...