Dua Pelaku Sodomi Diamankan


MALANG - Dua pelaku Sodomi yang mengegerkan kawasan Jalan Tanjung Perak, Kelurahan Bakalan Krajan, Kecamatan Sukun, Kota Malang diamankan Polres Malang Kota. Pelakunya, berinisial M, 34 asal Nusa Tenggara Barat (NTB) dan AAS, 30 warga Kota Malang. Keduanya, terbukti telah melakukan sodomi terhadap bocah di bawah umur.
Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri, S.IK, MH mengatakan, ketiga korban yang menjadi sasaran bejat pelaku adalah siswa sekolah dasar yang menimba ilmu di lembaga pendidikan tempat pelaku mengajar. "Modus dari para pelaku, awalnya anak-anak sedang mainan. Kemudian berisik dan ditegur. Setelah itu, pelaku menggelitiki korban dan menurunkan celana korban dan dilakukan pencabulan," terang dia.
Kedua pelaku yang merupakan petugas kebersihan dan guru tersebut berhasil diungkap lantaran ada korban yang melapor ke orang tuanya. Bahkan, M yang merupakan guru tega melakukan sodomi sebanyak 20 kali kepada para korban.
"Tak terima, orang tuanya akhirnya melaporkan hal ini kepada kami. AS melakukan aksinya sejak bulan Desember 2017. Sementara M melakukan aksi sejak bulan Januari 2018 hingga bulan April 2018," beber dia.
Saat ini, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Malang Kota masih melakukan pengembangan terhadap kasus ini. "Korbannya memang diketahui masih tiga orang. Kami juga terus melakukan pengembangan. Apakah tersangka ada kelainan atau tidak, juga masih dikembangkan," beber dia.
Akibat perbuatannya tersebut, kedua pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatanya. Keduanya dikenakan pasal 82 UU RI 35 tahun 2015 atas perubahan UU 23 tahun 2003 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.
Asfuri mengimbau kepada para orang tua agar melakukan pengawasan terhadap anak-anaknya. "Agar kejadian ini tidak terulang, para orang tua supaya mengawasi anak-anaknya yang ada kegiatan di luar rumah. Supaya tidak ada korban lagi," tandas dia.(tea/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...