Rumah Abah Anton pun Digeledah


MALANG – Siapa menyusul?. Ruangan dan rumah siapa lagi yang akan digeledah KPK?. Pertanyaan itu mungkin yang ada di benak para pejabat Pemkot Malang dan anggota DPRD Kota Malang dalam beberapa hari ke depan. Sebab, gerilya KPK di Malang belum selesai. Kemarin, rumah pribadi Wali Kota Malang H Moch Anton di Jalan Tlogo Indah, Kelurahan Tlogomas yang menjadi sasaran penggeledahan petugas.
Tidak jelas apa yang dicari tim antirasuah ini di rumah  besar lantai dua tersebut. Tapi, dari  rumah tersebut, petugas yang datang dengan tiga mobil keluar dengan membawa dua koper warna pink dan merah. Penggeledahan dimulai pukul 10.00. Awalnya, hanya satu mobil yang datang ke rumah megah tersebut. Beberapa petugas yang ada dalam mobil itu langsung masuk. 30 menit berselang, satu mobil lagi masuk. Mobil ketiga datang sekitar pukul 11.30.
Saat rumahnya mulai digeledah, Anton tak ada di rumah. Dia menghadiri kegiatan pembagian Rasda (beras daerah untuk rakyat miskin) di Kecamatan Klojen. Menurut informasi yang diperoleh Malang Post, hanya ada istri Anton yaitu Hj Dewi Farida Suryani dan salah satu anaknya.
Anton baru datang ke rumahnya pukul 11.50. Diantar mobil dinas N 1 AP, orang nomor satu di Pemerintah Kota Malang ini terlihat buru-buru masuk ke rumah. Saat Malang Post menanyakan soal penggeledahan rumahnya, dia memilih melempar senyum saja dan buru-buru pergi.
Berbeda dengan suasana penggeledahan di kantornya, Abah Anton –demikian ia biasa disapa- menanggapi dengan lebih santai. Sekitar 30 menit berada di dalam, ia keluar menuju musala di kawasan rumahnya untuk menunaikan salat dhuhur. Kepada wartawan, Abah Anton yang sempat menyapa mengatakan, akan memberikan pernyataan setelah penggeledahan selesai.
”Engkok ae yo, durung mari. Aku tak salat disik (nanti saja ya, belum selesai, saya salat dulu),’’ katanya.
Begitu 15 menit usai salat, Anton kembali masuk ke rumah dan tidak keluar lagi. Dia  baru keluar bersamaan dengan tim KPK keluar dari rumahnya sekitar pukul 13.34. Penyidik KPK keluar dengan membawa dua koper pink dan merah, namun Anton yang kemarin langsung memanggil wartawan masuk rumahnya mengatakan, koper tersebut tak berisi barang-barang hasil penggeledahan.
”Tidak ada yang diamankan. Kopernya kosong, tidak ada barang besar yang dibawa, cuma HP saya yang kondisinya rusak,’’ katanya.
Abah Anton yang menerima wartawan di musala rumahnya ini mengatakan, awalnya dia tidak tahu jika rumah pribadinya ikut menjadi target geledah petugas KPK. Itu sebabnya, Anton pun keluar rumah seperti hari biasa.  ”Kebetulan hari ini ada kegiatan pembagian Rasda. Jadi tadi saya hadir di sana,’’ ucapnya.
Dia bartu tahu rumahnya digeledah di tengah-tengah kegiatan pembagian Rasda di Kecamatan Klojen, lalu memutuskan untuk pulang. ”Tadi rencananya akan ke Kecamatan Sukun, tapi saya cancel dan memilih untuk pulang,’’ katanya. Abah Anton memang lebih santai Rabu lalu (9/7/17), namun tetap saja raut wajahnya tak bisa menyembunyikan sedikit ketegangan yang dirasakan.
Begitu di rumah, lanjut Anton, dia langsung menemui anggota KPK untuk meminta konfirmasi. ”Nah tadi itu, salah satu petugas menunjukkan surat terkait penggeledahan itu ke saya,’’ tambahnya. Begitu membaca surat tersebut, Anton pun mempersilakan tim penyidik antirasuah tersebut melanjutkan penggeledahan.
Menurut Anton, penggeledahan dilakukan di dua ruangan. Yakni di ruang kerjanya dan ruang tidur. Di ruang kerja, tim penyidik memeriksa data yang ada di laptop dan di komputer. Namun, karena tidak ada data yang penting, dua benda aset milik Pemkot Malang ini ditinggal.
”Saya ini kan gaptek. Jadi jarang sekali buka laptop ataupun komputer. Tadi sama tim KPK dibuka, tapi ya nggak lama, mungkin memang tidak menemukan data yang diinginkan,’’ ucap Anton sembari menyebutkan, kedatangan tim KPK ini tak lain untuk mencari bukti-bukti kasus yang saat ini ditangani KPK.
Selain komputer dan laptop, Anton mengatakan tim KPK juga memeriksa ponsel milik seluruh penghuni rumah. Mulai dari istri, anak, pembantu dan petugas Satpol yang berjaga di rumah tersebut.(ira/han)

Berita Lainnya :