Gara-gara Ngantuk, Rahadi Tabrak Mati Mashuri


 
MALANG - Nasib orang memang tidak dapat diduga. Hendak berangkat bekerja, malah mendapat musibah di jalan. Seperti yang dialami Mashuri, 48, warga Desa Banjarsari, Bululawang. Menjelang dini hari kemarin, ia mengalami kecelakaan beruntun di Jalan Raya Kendalpayak, Pakisaji.
Pekerja salah satu pabrik di Kota Malang ini, mengembuskan nafas terakhirnya dalam perawatan di RS Panti Nirmala. Ia mengalami luka serius di kepalanya.
“Luka di kepala korban cukup parah akibat benturan,” ujar Kaposlaka Lantas Kepanjen, AKP Yizriely Gena Pondan.
Perwira polisi ini menjelaskan, kecelakaan yang merenggut nyawa Mashuri, terjadi Rabu (9/5) pukul 23.45 ini, melibatkan tiga kendaraan. Yakni Yamaha Vega, N 3896 EK milik Mashuri dan mobil Honda Brio, N 683 FV dikemudikan Rahadian Farendra, 30, warga Jalan Sidodadi, Bululawang.
Lalu Honda Beat, N 6650 AL yang dikendarai Agus Setiawan, 28, warga Desa Karangpandan, Pakisaji.
“Pengendara motor Honda Beat mengalami luka pada tangan dan dirawat di RS Panti Nirmala. Pengemudi mobil juga tidak mengalami luka apa-apa,” jelasnya kepada Malang Post.
Dari hasil olah TKP yang dilakukan petugas, kecelakaan terjadi ketika mobil Honda Brio melaju dari utara ke selatan dengan kecepatan sedang. Sesampai di lokasi kejadian, mobil tiba-tiba oleng ke kanan.
“Dugaan kami karena pengemudi mobil tersebut mengantuk,” ujar Yizriely.
Bersamaan dengan itu, dari arah berlawanan melaju dua sepeda motor, Yamaha Vega dan Honda Beat. Lantaran jarak cukup dekat, ketiga kendaraan sama-sama tidak bisa menghindar hingga akhirnya terjadi tabrakan.  Bruak...!!! tabrakan keras tak terelakan. 
Saking kerasnya, membuat dua sepeda motor rusak parah, terutama bagian depan. Mashuri dan Agus sama-sama terlempar cukup jauh dari motornya. Suara tabrakan cukup keras ini mengagetkan warga sekitar.
Mereka berlarian dan menolong para korban yang tergeletak di pinggir jalan. Warga menghentikan kendaraan yang lewat dan melarikan Mashuri serta Agus ke rumah sakit.
“Warga juga melaporkan peristiwa itu ke kami. Anggota yang datang, mengamankan semua kendaraan sebagai barang bukti. Untuk kasus kecelakaan masih kami selidiki,” jelasnya. (agp/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...