Pelaku Curanmor Spesialis Kampus Diciduk

 
MALANG - Tim Hunter Polres Malang Kota berhasil membekuk residivis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang kerap melakukan aksinya di beberapa parkiran kampus, Rabu (9/5). Satu tersangka berhasil ditangkap dan satu lagi masih dalam pencarian (DPO).
Pelaku yang ditangkap MH, 39, warga Kecamatan Gondang Wetan, Kabupaten Pasuruan. Penangkapan MH berawal dari laporan dua orang  korban ke Polres Malang Kota. Kedua korban merupakan mahasiswa, yakni Josy N, warga Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang serta Hery S, warga Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri.
Kasat Reskrim Polres Malang Kota AKP Ambuka Yudha menjelaskan, keduanya merupakan korban aksi kejahatan curanmor di parkiran kampus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Diketahui, ada satu motor hilang  pada parkiran depan masjid AR Fachruddin UMM dan satu motor hilang di salah satu sudut parkiran UMM.
Berdasarkan laporan tersebut, tim Hunter Makota mendalami keterangan dan berhasil mengidentifikasi yang mengarah ke beberapa nama. Salah satunya adalah MH.
Saat dibekuk, MH mengakui melakukan kejahatan bersama rekannya. Ternyata, MH merupakan residivis kasus curanmor. Ia juga baru keluar dari Lapas Kelas I Malang pada 4 Mei 2018 lalu.
"Tersangka MH kami tangkap di sekitar Jalan Raya Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Tersangka ternyata  juga baru menghirup udara bebas dari tahanan," kata Ambuka.
Ambhuka menjelaskan, MH ditangkap sekitar pukul 01.00 WIB. Pelaku merupakan residivis spesialis pencurian kendaraan bermotor di parkiran, termasuk di area kampus. 
“Setiap aksinya, pelaku selalu merusak kunci motor dengan menggunakan kunci T. Tersangka bersama satu temannya yang lain ketika beraksi," beber dia.
Sementara ini, barang bukti yang  berhasil diamankan adalah satu unit sepeda motor Honda Vario 150 dengan nomor polisi N 4469 ABG, satu unit sepeda motor Yamaha N-Max dengan nomor polisi KT 2830 BDA serta kunci T dan plat nomor palsu.
Ambhuka melanjutkan, hasil penyelidikan dan pengembangan terhadap tersangka, petugas berhasil mengungkap pelaku lain yang diduga masih saudara kandung MH.  
“Saat ini, dugaan mengarah ke saudaranya. Sebab pelaku ini selalu bekerjasama dalam kejahatan dengan melibatkan saudaranya,” sambung dia.
Saat ini, Tim Hunter Polres Malang Kota memburu SH yang diduga kuat menemani MH saat beraksi. Ambuka pun berharap agar pelaku inisial SH yang saat ini buron agar menyerahkan diri.
"Kalu tidak segera menyerah, kami akan ambil tindakan tegas," tegas dia.
Kini, tersangka MH harus mendekam ditahanan sel Polres Malang Kota untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. (tea/jon/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :