Dua Makam Korban Diracun, Dibongkar

 
MALANG – Polres Malang berencana membongkar dua makam, yang menjadi korban pembunuhan Teguh Susatya, 47 tahun. Selain kepentingan otopsi, sekaligus untuk pembuktikan kasus pembunuhan yang dilakukan warga Desa Karanduren, Kecamatan Pakisaji tersebut. Demikian disampaikan KBO Reskrim Polres Malang, Iptu Rudi Kuswoyo, Jumat (11/5).
"Pasti nanti akan ada bongkar makam, untuk dua korban pembunuhan yang terjadi di wilayah Kabupaten Malang. Masih menunggu hasil gelar perkara dulu," ungkap Rudi Kuswoyo. 
Dua makam yang akan dibongkar tersebut, adalah Muin, warga Desa Mendalanwangi, Kecamatan Wagir dan Sugiono, warga Kecamatan Dampit. Keduanya juga menjadi korban pembunuhan, sebelum tersangka Teguh Susatya, menghabisi nyawa Donny Suprayitno alias Pak Yit,  59 tahun, warga Jalan Raya Langsep, Kota Malang. 
"Berdasarkan pemeriksaan sementara, tersangka Teguh juga mengakui telah membunuh dua temannya tersebut," ujar mantan Kanitreskrim Polsek Bululawang ini. 
Sejauh ini, lanjutnya polisi masih mendalami kasusnya dengan melakukan penyelidikan. Proses penyelidikan dengan melengkapi pemeriksaan saksi-saksi, sementara dilakukan di masing-masing Polsek yang menjadi lokasi pembunuhan. 
Penyelidikan kasus pembunuhan Sugiono, ditangani oleh Polsek Turen. Sedangkan kasus pembunuhan Muin, ditangani oleh Polsek Pakisaji. Nantinya setelah semua saksi diperiksa, kasusnya akan ditarik ke Polres Malang. 
"Hasil pemeriksaan saksi-saksi itu, nantinya akan dilakukan gelar perkara. Baru kemudian rencana untuk bongkar makam," tuturnya. 
Dilanjutkannya, Polres Malang nantinya juga akan bon tahanan ke Polres Malang Kota. Polisi akan meminta keterangan detail kasus pembunuhan yang dilakukan oleh tersangka Teguh Susatya. 
Lantas apa motif pembunuhan yang dilakukan oleh Teguh terhadap korban Muin dan Sugiono? "Untuk sementara motifnya karena sakit hati. Tetapi nanti kami masih akan mendalaminya lagi," ucapnya. 
Sekadar diketahui, selain menghabisi Donny Suprayitno alias Pak Yit,  59 tahun, warga Jalan Raya Langsep, Kota Malang, Teguh juga membunuh dua rekan kerja lainnya. Muin, warga Desa Mendalanwangi, Kecamatan Wagir dan Sugiono, warga Kecamatan Dampit. 
Mereka berdua dihabisi dengan cara diberi minuman yang dicampur racun. Sugiono adalah korban pertama yang dibunuh pada 7 April lalu di wilayah Kecamatan Turen. Kemudian Muin, dihabisi pada 14 April lalu di wilayah Pakisaji. Sedangkan Pak Yit, pada tanggal 30 Oktober di Kota Malang. (agp/jon/mar)

Berita Lainnya :

loading...