Jelang Ramadan Amankan Empat Pasangan Mesum


MALANG - Menjelang bulan Ramadan, petugas gabungan Polres Malang dan Satpol PP Kabupaten Malang, menggelar razia di tempat penginapan, hotel dan losmen, kemarin. Termasuk menyasar ke beberapa toko yang disinyalir menjual minuman keras (miras).
Dari hasil razia tersebut, petugas mengamankan beberapa botol miras dan empat pasangan mesum yang berduaan dalam kamar. “Dari empat pasangan mesum yang kami amankan, setelah dilakukan tes urine salah satunya terdeteksi mengkonsumi sabu,” kata Kasubag Dal Ops Polres Malang, AKP Edi Sunyata,
 Yakni atas nama Marjono, warga Kecamatan Gondanglegi. Untuk proses selanjutnya, Edi mengatakan, akan menyerahkan Marjono ke Satreskoba Polres Malang. Sedangkan pasangan mesum lainnya, diberikan pembinaan dan ditindak pidana ringan (tipiring).
“Untuk yang terdeteksi mengkonsumi narkoba, kami menyerahkan penyidikannya ke Satuan Reskoba Polres Malang. Kami hanya menangani yang tipiring,” jelas mantan Kapolsek Gedangan ini. Diawali dengan mendatangi Losmen Sahara dan Losmen Sumber Rejeki, di Desa Karangkates, Sumberpucung.
Di tempat penginapan yang berbatasan dengan Kabupaten Blitar ini, petugas tidak mendapati pasangan mesum. Kegiatan razia dilanjutkan dengan mendatangi Toko Semangat Baru, Jalan Panglima Sudirman, Desa/Kecamatan Sumberpucung.
Polisi memeriksa toko sampai ke dalam gudang. Pasalnya di toko ini, dulunya diketahui sebagai penjual minuman keras illegal, seperti cukrik dan trobas. Tetapi setelah diperiksa seluruh ruangan, tidak satupun botol minuman keras yang diamankan.
Begitu juga dengan Toko Sumber Urip, yang ada di depannya. Petugas juga sama sekali tidak mendapatkan hasil minuman keras. “Dulu di toko ini, dikenal sebagai penjual minuman keras illegal,” tutur Edi Sunyata.
Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan mendatangi eks Lokalisasi Suko, yang kini menjadi tempat café dan karaoke. Semua tempat karaoke diperiksa oleh petugas. Namun petugas sama sekali tidak mendapati pria hidung belang ataupun wanita penghibur.
Meskipun kedoknya adalah tempat karaoke, namun setiap tempat masih menyediakan kamar untuk ‘eksekusi esek-esek’ antara pria hidung belang dangan wanita penghibur. Petugas hanya berhasil mendapatkan beberapa botol minuman keras di salah satu tempat karaoke saja.
Pasalnya banyak tempat karaoke yang juga menyediakan kamar mesum, sudah tutup semuanya. “Sudah tidak ada wanitanya. Karena sejak dua hari lalu mereka sudah pulang ke kampung halamannya masing-masing,” ucap salah satu pemilik tempat karaoke.
Dari eks Lokalisasi Suko, operasi dilanjutkan ke tempat penginapan Losmen Mekar Sari, Jalan Raya Kalibiru, Desa Slorok, Kecamatan Kromengan. Di tempat ini, petugas mendapati empat pasangan mesum sedang berduaan di dalam kamar.
Empat pasangan mesum yang terjaring, selanjutnya dibawa ke Mapolres Malang. Mereka didata dan diberikan pembinaan. Termasuk semuanya dilakukan tes urine. Hasil tes urine inilah, diketahui salah satu pria terdeteksi mengkonsumi narkotika jenis sabu-sabu.
“Kegiatan razia ini akan terus kami lakukan untuk membersihkan penyakit masyarakat di wilayah Kabupaten Malang. Ini tak lain untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat saat bulan Ramadan nanti,” jelas Edi Sunyata. (agp/mar)

Berita Lainnya :