Maling iPhone Terciduk

MALANG – Kecanggihan smartphone Apple tampaknya melahirkan rasa ingin memiliki dari dua pelaku pencurian. Rio Arisma, 24, warga Dusun Pagergunung, Desa Dadapan, Wajak, dan Fiki Dian Andreas, 23, warga Dusun Garotan, Desa Bringin, Wajak mengambil iPhone 6 Plus milik Devi Mustika Weni, 26, warga Dusun Pagergunung, Desa Dadapan, Wajak, 10 Mei 2018 lalu.
Dari keterangan yang dihimpun, Devi menaruh hapenya di dalam rumah pada Rabu malam, 9 Mei 2018 lalu. Devi lalu berangkat tidur. Pada Kamis pagi, 10 Mei 2018, Devi mencari hapenya dan ternyata sudah tak berada di tempat semula. Korban yang panik, berupaya mencari-cari di mana hape iPhone 6 Plus miliknya.
Setelah tak bisa menemukan hapenya, Devi akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Wajak pada 13 Mei 2018 pukul 22.30 WIB. Petugas Polsek Wajak langsung menindaklanjuti laporan ini dengan penyelidikan. Upaya petugas mencari petunjuk membuahkan hasil. Smartphone tersebut, diduga berada di tangan kedua pelaku tersebut.
Kapolsek Wajak, AKP Wiji didampingi Kanitreskrim Aiptu Iqomatul Huda, beserta para anggota polisi, melakukan penggerebekan pada Senin 14 Mei 2018 pukul 20.00. Kedua pelaku dijemput di rumah masing-masing. Mereka langsung diboyong ke kantor Polsek Wajak untuk dimintai keterangan.
Dalam pemeriksaan, kedua pencuri hape ini mengaku melakukan pencurian dengan cara memasuki rumah lewat jendela rumah korban. Karena jendela tersebut tak terkunci, kedua pelaku langsung menerobos masuk. Pelaku melihat hape korban dan langsung mengambil serta meninggalkan lokasi pencurian tersebut.
 “Kedua pelaku telah menjadi tersangka, karena diduga kuat melanggar pasal 363 KUHP tentang pencurian pemberatan. Mereka diancam dengan hukuman penjara maksimal 7 tahun,” ujar Wiji. (fin/jon/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...