Bunuh Istri Kades, Digerebek di Ngantang

 
MALANG - Warga Dusun Sidorejo, Desa Mulyorejo, Kecamatan Ngantang digegerkan aksi penggerebekan yang dilakukan petugas gabungan dari Pomal Lantamal V Surabaya, Jatanras Polda Jatim, Polres Mojokerto dan Polres Batu, (11/8).
Warga yang awalnya sibuk dengan aktivitas masing-masing mendadak dikejutkan dengan semburatnya beberapa warga yang rumahnya di RT 10 RW 2, Dusun Sidorejo, Desa Mulyorejo, Ngantang siang itu.
Mereka melihat beberapa orang bersenjata memerintahkan warga yang tinggal di sekitar tempat kejadian perkara untuk keluar dari rumah dan bersembunyi ditempat yang aman.
"Kebetulan saya waktu itu baru pulang dari melayat, kemudian ada seseorang yang tidak kita kenal membawa pistol dan menggunakan rompi anti peluru meminta warga untuk keluar rumah untuk bersembunyi di tempat yang aman, kita pun semua bertanya-tanya ada apa ini," ujar Sutantyo, warga setempat kepada Malang Post.
Karena takut dan kebingungan apa yang sebenarnya terjadi, Sutantyo pun akhirnya memilih untuk menjauh dari lokasi sambil mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi. "Waktu itu saya lihat banyak petugas bersenjata mengepung rumah Pak Buamin, warga sini," ujarnya. 
Beberapa saat kemudian, ia melihat ada seseorang berbaju hitam dan menggunakan celana panjang warna biru meloncat dari genteng yang satu ke genteng lainnya dengan cepat. Laki-laki bertubuh tinggi kekar tersebut, seolah tidak takut banyak petugas yang menunggu dibawahnya.
Hingga akhirnya terdengar beberapa kali suara tembakan peringatan yang dikeluarkan petugas. Diduga karena keder, laki-laki di atas genteng ini sempat terjatuh, kemudian memutuskan meloncat turun ke bawah.  
"Yang dikejar-kejar itu tamunya Pak Buamin. Beliau kan punya mantu orang Mojokerto. Lha mantunya ini kenal dengan orang yang dikejar polisi itu. Dia sudah menginap semalam sambil membawa mobil Honda Jazz, saya tidak hafal berapa nomornya," ujar saksi mata ini.
Hanya saja dari beberapa orang, ia mengetahui bahwa orang yang dikejar tersebut terlibat pembunuhan terhadap  Luluk Diana, 38, istri dari Kades Sidojangkung, Kecamatan Menganti, Gresik yang ditemukan tewas di hutan Mojokerto beberapa waktu lalu. 
"Katanya sih begitu, kita was-was, apalagi saat penggerebekan jalan raya Malang - Kediri sempat ditutup beberapa menit,"ujarnya. 
Sementara itu, AKP Dzakiy Dzul Karnaen, Kasat Reskrim POlres Batu membenarkan adanya penggerebekan di wilayah hukumnya.
"Sekitar pukul 02.30, kita diminta back up Polda Jatim terkait pembunuhan di Mojokerto, hasil lidik tersangka berada di wilayah Kecamatan Ngantang. Alhamdulillah sekitar pukul 09.00, tersangka berhasil diamankan, situasi terkendali dan tim Polda Jatim langsung menuju ke Gresik," ujarnya. 
Penangkapan ini bermula dari ditemukannya mobil Honda Jazz nopol W 1797 YL yang diparkir di rest area Dusun Sidorejo. Petugas gabungan menemukan, kemudian menanyakan siapa pemilik kendaraan tersebut.
Diketahui bahwa pemilik kendaraan tersebut adalah seseorang yang menginap di rumah Buamin. Diduga mobil tersebut adalah hasil tindak kejahatan perampasan dan pembunuhan di Dusun Kupang, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto 8 Agustus lalu. 
Pemilik mobil tersebut berinisial TS, pelaku diduga melakukan tindak pidana Pasal 338 KUHP Tentang Pembunuhan dan Pasal 363 KUHP tentang Perampasan barang milik orang lain pada tanggal 8 Agustus 2017 di Dusun Kupang Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto. Kini TS diperiksa di Pomal Lantamal V SUrabaya. (dan/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...