Residivis Pengedar SS asal Prigen Diciduk


MALANG POST - Pernah merasakan pengapnya jeruji besi pada 2015 lalu, ternyata tak membuat kapok Purnomo, 38. Warga Dusun Klataan, Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen itu kini harus kembali dipenjara. Ia diciduk petugas Polsek Purwosari karena kedapatan membawa sabu-sabu.
Purnomo ditangkap di tepi jalan kabupaten, jurusan Sengonagung  Bakalan, Desa Pucangsari, Purwosari pada Senin dini hari (14/5) sekitar pukul 02.00.
‘’Dini hari itu, pelaku tampak mencurigakan. Ia berada di tepi jalan duduk di atas motornya. Petugas yang tengah patroli langsung mendatangi dan lakukan penggeledahan. Ternyata, pelaku membawa sabu-sabu dan disimpan di topinya,’’ ujar Kanitreskrim Polsek Purwosari Aiptu Suyono.
Saat didatangi petugas, pelaku sempat berusaha kabur. Namun, polisi berhasil menggagalkannya. Selain mengamankan pelaku, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya 5 kantong plastik klip kecil berat kotor masing-masing 0,5 gram atau total 2,5 gram. Kemudian satu buah HP plus dengan headset-nya. Juga uang tunai hasil penjualan sabu Rp 326 ribu.
‘’Pelaku pengedar sabu, sekaligus residivis dengan kasus yang sama. Saat kami amankan, ternyata posisi menunggu pembeli sabu kepadanya,’’ tutur Yono, sapaan akrabnya.
Dalam pengakuannya ke petugas, pelaku kembali menggeluti bisnis haram itu sekitar lima bulan terakhir. Ia melayani para pembeli di wilayah Purwosari, Sukorejo dan Pandaan. Tiap paket sabu yang ia jual, pelaku mengambil keuntungan antara Rp 50-100 ribu.
‘’Untuk pelakunya kami jerat pasal 114 ayat (1) UU RI 35/2009 tentang Narkotika, ancaman minimalnya empat tahun penjara,’’ ungkap Yono. (br/zal/mie/jpr/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :