Kakek-Kakek Tertangkap Curi Motor

MALANG – Merah-merah buah tomat, makin tua bukannya bertobat, malah semakin kumat. Itulah kira-kira sosok Soewarno, 61, warga Jalan Kemantren II, Malang. Dia tertangkap warga di kawasan Perum Puskopad Songsong Candirenggo, Singosari usai mencuri motor di kawasan Jalan Imam Bonjol Gang V Karangjati, Desa Ardimulyo, Singosari.
Peristiwa ini terjadi Senin (14/5) lalu. Dari keterangan yang dihimpun, Soewarno mengendarai sepeda motor Honda Beat hitam merah N 5791 EEO di kawasan itu. Pria yang rambutnya sudah memutih itu tidak sendirian. Kakek ini memiliki satu orang komplotan yang kini masih menjadi buron polisi.
Sekitar pukul 12.00, Soewarno melihat sebuah sepeda motor di rumah Wahyudi. Motor Honda Beat N 4121 HHB milik warga Desa Watugede, Singosari, itu terparkir di rumah milik Sahid, warga Perum Puskopad Singosari. Motor itu terparkir diantara tiga motor lainnya.
DPO komplotan Soewarno menjadi eksekutor pencuri motor, sedangkan Soewarno mengawasi situasi sekitar. Wahyudi yang sibuk menggarap renovasi rumah Sahid, dia tak sadar ada pelaku yang mengincar motornya. Pelaku sudah sukses merusak kunci dan bahkan sempat menghidupkan  motor.
Namun, aksi tersebut ketahuan warga. DPO membawa lari motor milik Wahyudi yang terparkir di depan rumah. Begitu juga, Soewarno langsung tancap gas meninggalkan lokasi. Warga sekitar pun beramai-ramai mengejar Soewarno dan rekannya.
Tidak ada kejahatan yang sempurna. Begitu juga, perbuatan Soewarno sebagai pencuri motor. Dia terjatuh dari kendaraannya di 100 meter dari TKP pencurian motor. Warga pun menangkapnya. Dia diamankan di dalam rumah.
Saat diinterogasi masyarakat, awalnya Soewarno mengatakan “Saya orang Klayatan gang 2,” ujar Soewarno.  Beberapa warga yang geram, menghadiahi Soewarno dengan gamparan. Namun, warga lain melarang tindak kekerasan, karena usia Soewarno yang sudah lanjut.
Namun, dia dimarahi oleh salah satu warga. “Sampean sudah tua kok masih jadi maling, nggak ingat umur sampean. Untung sampean masuk kampung ini, kalau di luar kampung Puskopad, sampean sudah dibakar pak,” ujar warga.
Polisi yang menerima laporan, langsung mendatangi kawasan Puskopad dan membawa pelaku ke kantor Polsek Singosari. Kanitreskrim Polsek Singosari, Iptu Supriyono membenarkan penangkapan terhadap pelaku.
“Dia ditangkap dan masih dalam penyidikan lanjutan. Kita masih memburu komplotannya. Barang bukti antara lain sepeda motor alat kejahatan, dua plat nomor di dalam jok, tang, gunting, obeng plus, kunci pas rin, serta satu ikat kunci berbagai model, termasuk dua anak kunci motor Honda,” kata Priyono kepada Malang Post kemarin. (fin/jon/mar)

Berita Lainnya :

loading...