Tiga Warga Desa Alastlogo Nekat Bacokan


 
PASURUAN - Ketenangan warga Desa Alastlogo, Kecamatan Lekok, Pasuruan mendadak terusik, Rabu (16/5) sore. Hal itu disebabkan adanya tragedi berdarah. Tiga warga terlibat dalam bacokan di sebuah ladang perkebunan jagung Dusun Alastlogo Barat.
Insiden ini terjadi sekitar pukul 16.00. Semula, ada dua orang yang tengah merumput di ladang tersebut. Yakni Mesnalam, 50, dan Tosan, 50. Keduanya yang masih bertetangga ini, kemudian terlibat pertengkaran saking emosinya.
Setelah beradu mulut, keduanya lantas terlibat bacokan. Senjata tajam yang digunakan, yakni celurit yang sedianya digunakan untuk merumput. Melihat ayahnya terlibat bacokan, Rudi, 26, anak Mesnalam mendatangi ladang tersebut. Ia datang dengan membawa sebongkah kayu. 
“Mungkin maksudnya mau membela bapaknya,” tegas Kepala Desa Alastlogo, Karto Joyo Mulyo.
Amarah ketiga warga ini pun dilerai warga sekitar. Namun ketiganya sudah dalam keadaan tak berdaya. Masing-masing mengalami luka bacok. Mesnalam mengalami luka bacok di punggung. Sedangkan Rudi mengalami luka di bagian tangan kanannya. Sementara Tosan, terluka di bagian kepalanya. Mereka dilarikan ke RSUD Grati untuk dirawat.
“Mesnalam dan Rudi dirujuk ke sakit di Probolinggo. Sedangkan Tosan dirujuk ke salah satu rumah sakit di Probolinggo. Sengaja dipisah untuk menghindari hal yang tak diinginkan,” kata Karto Joyo. 
Ia enggan membeberkan permasalahan yang terjadi. Dia hanya mengaku bahwa Tosan dan Mesnalam masih tercatat sebagai tetangga dekat/ Tak hanya itu, keduanya juga masih memiliki ikatan persaudaraan.
“Masalahnya apa, saya juga belum tahu karena masih menunggu hasil pemeriksaan polisi,” tutup dia. (fin/mar)    

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...