Empat Pengangguran Pesta Sabu

 
MALANG - Polisi terus menekan peredaran dan penggunaan narkoba di kawasan Kota Malang. Polsekta Kedungkandang membekuk empat orang yang terlibat dalam pesta sabu-sabu. Keempat tersangka tinggal di Jalan Raya Sawojajar Gang VII Malang.
Empat tersangka yang terlibat pesta sabu ini adalah Abu, 28, Irwan, 35, Syaiful 38, dan inisial AR, 16. Nama yang disebut terakhir, langsung diserahkan kepada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Malang Kota (Makota) karena masih berada di bawah umur. 
Sedangkan, tiga tersangka lain kini meringkuk di sel tahanan Polsekta Kedungkandang. Kapolsekta Kedungkandang, Kompol Suko Wahyudi, menegaskan pesta sabu ini digelar di kediaman AR pada Selasa (15/5) lalu. Menurut Suko, rumah AR sekitar pukul 18.45 dalam kondisi sepi.
“Kami menerima informasi tentang adanya pesta narkoba di kawasan Sawojajar. Penyelidikan dilakukan, dan dilanjutkan dengan penggerebekan. Dari hasil operasi, kami menangkap empat pelaku yang ditemukan sedang asyik berpesta sabu,” jelas Suko.
Rumah AR dipilih karena tak ada orang. Saat penggerebekan, keempat pelaku ada di ruang tamu. Sedangkan, satu orang perempuan yang merupakan bibi tersangka, sedang memasak di dapur dan tidak mengetahui ada pesta sabu yang digelar di ruang tamu depan. 
Otak dari pesta sabu ini adalah Abu. Karena, dia sendiri sudah dua kali menyesap kristal metamfetamin. Setelah empat orang berkumpul, Abu meminta tiap orang mengeluarkan uang untuk patungan membeli sabu-sabu. Barang haram ini dibeli dari seorang pengedar yang kini menjadi DPO. Pengedar itu menaruh sabu di kawasan Pakis, Kabupaten Malang.
“Mereka beli sepoket sabu seharga Rp 190.000. Tiap orang urunan,” kata Suko. 
Menurut perwira polisi dengan pangkat satu melati emas di pundaknya ini, cara mereka menikmati sabu adalah dengan memakai bong yang terbuat dari botol minuman. Karena itu, saat penggeledahan, polisi menyita alat penghisap sabu tersebut.
Ada pula, pipet kaca serta sabu seberat 2,44 gram yang diamankan dari lokasi pesta sabu. Menurut Suko, para penikmat zat kimia yang berfungsi seperti stimulan serta memacu adrenalin itu, mengaku hanya kepingin merasakan sensasi nyabu. (fin/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...