Imbau Gereja Dilengkapi CCTV

 
MALANG – Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, mengimbau supaya seluruh Gereja di Kabupaten Malang dilengkapi dengan CCTV. Minimal satu kamera pengintai pada pintu masuk. Seruan ini disampaikan saat rapat koordinasi dengan Pendeta, Pastur dan Pengurus Gereja, kemarin siang Gedung Sanika Satyawada Polres Malang.
“Kami punya program 1000 mata, yaitu pemasangan CCTV di sepanjang jalan protokol di Kabupaten Malang. Karena itu, untuk Gereja kami minta supaya dipasang CCTV,” ungkap Ujung.
Alasan pemasangan CCTV tersebut, lanjutnya adalah untuk memudahkan pihak Kepolisian dalam pencegahan dan penyelidikan ketika terjadi sesuatu. Karena CCTV yang terpasang nantinya, akan langsung tersambung dengan server di Polres Malang, sehingga bisa dilakukan pengawasan setiap saat.
Dikatakannya, kejadaian ledakan bom di tiga Gereja di Surabaya dan Sidoarjo, menandakan bahwa pelaku teror masih ada. Ujung menegaskan bahwa dirinya tidak menakut-nakuti, namun informasi yang disampaikannya sangat penting.Karena tidak menutup kemungkinan bisa terjadi di Kabupaten Malang. Tertangkapnya terduga teroris di Kecamatan Singosari dan Karangploso, menjadi bukti bahwa keberadaan mereka juga ada di Kabupaten Malang. 
“Karena itu, mari bersama-sama dalam meningkatkan keamanan dan kewaspadaan. Satukan misi dan visi dengan terus menjaga dan memperkuat tali silaturrahmi,” jelas Ujung.
“Kejadian ledakan yang terjadi di Surabaya dan Sidoarjo, juga menjadi momen penting untuk mempererat tali silaturrahmi dan persatuan antara agama dan suku,” sambung perwira dengan pangkat dua melati ini.
Terkait dengan kejadian terorisme tersebut, Ujung mengatakan bahwa Polres Malang langsung merespon cepat dengan memperketat keamanan di seluruh wilayah Kabupaten Malang. Tidak hanya di kantor dan pos polisi, tetapi juga tempat ibadah terutama Gereja. Pengamanan terus ditingkatkan, dengan menggelar patroli skala besar yang melibatkan seluruh organisasi masyarakat. (agp/jon/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :