Usai Sahur, Kakak Beradik Tewas

 
MALANG – Kakak-adik warga Desa Rejoso, RT02 RW01, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar, menemui ajalnya Jumat (18/5) dini hari. Yakni Widi Andrika, 19 tahun serta adiknya Dwi Adi Wijaya Teguh P, 17 tahun. Keduanya meregang nyawa setelah mengalami kecelakaan maut di Jalan Raya Krebet Senggrong, Bululawang.
Mereka berdua sama-sama mengalami luka parah di kepala. Widi tewas seketika di lokasi kejadian, sedangkan adiknya menghembuskan nafas terakhir saat perjalanan menuju rumah sakit. Kasus kecelakaannya, kini dalam penyelidikan Unit Laka Lantas Polres Malang.
“Untuk kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah kami amankan sebagai barang bukti. Sedangkan kecelakaannya, masih kami selidiki dengan meminta keterangan saksi,” ungkap Kaposlaka Lantas Bululawang, Iptu RM Ganeth.
Peristiwa kecelakaan terjadi pukul 03.15. Kakak-adik yang menjadi korban, saat itu berboncengan sepeda motor  Honda Beat AG 6834 KAV. Motor yang mereka kendarai tersebut, masih baru karena Widi baru membelinya sekitar sebulan lalu.
Mereka berdua melaju dari barat ke timur dengan kecepatan sedang. Saat itu, keduanya baru saja selesai makan sahur. Ketika melintas di lokasi, keduanya berusaha mendahului kendaraan truk N 9250 TD yang dikemudikan oleh Bambang, 59, warga Bakalan, Kecamatan Bululawang.
Ketika menyalip itu, Widi yang membonceng diduga tidak memperhatikan laju kendaraan dari arah berlawanan. Ia langsung menyalip dan mengambil haluan terlalu ke kanan. Begitu mendahului, dari arah berlawanan ada kendaraan truk tak dikenal. 
Lantaran jarak cukup dekat dan tidak bisa menghindar, akhirnya terjadi serempetan. Motor yang dikendarai keduanya oleng dan jatuh ke sebelah kiri. Apesnya ketika terjatuh itu, justru persis berada di bawah kolong truk yang dikemudikan oleh Bambang.
Akibatnya tubuh keduanya langsung terlindas, hingga mengakibatkan luka serius di kepala. Sedangkan truk tak dikenal yang sebelumnya menyerempet, langsung kabur. Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu, lantas melaporkannya ke petugas Pos Laka Lantas Bululawang.Dari keterangan beberapa temannya, Widi merupakan pekerja salah satu perusahaan plastik di Jalan Kolonel Sugiono, Malang. Ia baru tiga bulan lalu diangkat sebagai pegawai tetap. Di Malang, dia tinggal di rumah M Ahmad Satuki, 41, di Desa Sudimoro, Bululawang.
Widi tinggal di rumah Satuki tersebut, karena istri Satuki kebetulan sama-sama bekerja di perusahaan tersebut. Ia dikenal sebagai pemuda pendiam dan giat bekerja. Widi, mengajak adiknya ke Malang karena menjanjikan untuk diajak jalan-jalan keliling Malang. Kebetulan Dwi adiknya, yang sekolah di SMK Negeri 1 Binangun sedang libur. (agp/jon/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :