Pelaku Pembunuhan Donomulyo Divonis 14 Tahun

 


 
MALANG - Ingat dengan Nadia Fegi Madona, 19, pelaku pembunuhan terhadap Fena Selinda Rismawati, 16, pelajar SMK warga Desa Mentaraman, Donomulyo, karena masalah bedak. Kemarin, warga Desa Kalisari, Kalipare ini, menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Kepanjen. 
Nadia divonis 14 tahun denda Rp 50 juta subsider kurungan 3 bulan, oleh Ketua Majelis Hakim Gj.Wiwin Arodawanti, SH.MH. Nadia dinyatakan bersalah sesuai dengan Pasal 80 ayat (3) juncto 76 C UU No.35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak terbukti secara sah telah berbuat melawan hukum yang mengakibatkan hilangnya nyawa Fena Selinda Rahmawati. 
Vonis tersebut, lebih ringan setahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ari Kuswadi, SH. Dalam sidang tuntutan sebelumnya, Nadia dituntut maksimal kurungan 15 tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan. 
"Hal yang memberatkan terdakwa adalah korban masih anak-anak. Sedangkan yang meringankan, terdakwa mengaku dan merasa bersalah serta mempertimbangkan usia Nadia yang masih muda," ungkap Ketua Majelis Hakim. 
Menanggapi vonis tersebut, JPU mengaku akan pikir-pikir dulu.
"Kami pikir-pikir dulu terhadap putusan hari ini," ujar Ari Kuswadi usai menjalani sidang.
Begitu juga dengan Abdul Halim, pengacara Nadia, juga mengatakan akan pikir-pikir dulu.
"Kami pikir-pikir dahulu, akan kita lakukan konsultasi dengan pihak keluarga terhadap putusan ini, namun kemungkinan untuk melakukan banding tetap ada," ucapnya. 
Namun demikian, Abdul Halim mengatakan bahwa vonis tersebut terlalu berat. Pasalnya vonis yang dijatuhkan dirasa belum memenuhi rasa keadilan.
"Kami tahu tindakan terdakwa adalah dalam upaya membela diri. Seandainya yang memegang pisau itu korban, besar kemungkinan yang menjadi korban adalah malah klien saya," urainya. 
Peristiwa pembunuhan itu terjadi pada 29 Desember 2017 lalu, di kawasan hutan sekitar pintu masuk Pantai Ngliyep, Donomulyo. Korban ditusuk dan digorok dengan menggunakan pisau dapur. (agp/jon)

Berita Lainnya :