Pedih, Ibu Muda Tak Ternafkahi dan Diselingkuhi

 
“Mengapa kau menjauhiku. Mengapa kau meninggalkanku. Ternyata kamu selingkuh. Selingkuh di belakangku.”Penyanyi jelita, Via Vallen melantunkan lirik ini dengan musik dangdut koplo semi funky kota, tanpa aroma mellow maupun mendayu-dayu. Namun demikian, Amel 33 tahun warga Klojen Malang, tetap menitikkan air mata ketika meresapi liriknya.  Dia ditinggalkan oleh Ronald, 35 tahun yang menghilang tanpa jejak hingga Amel memilih bercerai. Padahal, suaminya itu merupakan bapak dari anak perempuan yang baru lahir tahun 2007. Amel mengandung dan melahirkan buah hati sejak tahun 2007 dalam status sebagai pasangan kekasih.
Setelah anak itu lahir, Amel dan Ronald baru melangsungkan pernikahan resmi pada akhir tahun 2010. Layaknya semua pasangan muda, Amel dan Ronald berjuang untuk mempertahankan keluarga kecilnya. Namun, tekanan hidup semakin hari semakin bertambah. Seiring dengan pertambahan usia si jabang bayi, kebutuhan kian membengkak.
Pertengkaran tak terhindarkan. Amel tetap bertahan, demi masa depan si bayi yang membutuhkan keluarga utuh untuk tumbuh. Namun, peristiwa pedih ternyata terjadi saat Amel berjuang mempertahankan bahtera pernikahannya. Ronald berselingkuh dengan wanita lain. Keributan rumah tangga kembali meletup.
Kali ini, pertengkaran itu sangat hebat, hingga Ronald memilih minggat selama-lamanya dan tak kembali kepada Amel sampai sekarang. Sehingga, Amel harus mengupayakan sendiri uang untuk kebutuhan bayinya. Sedangkan, Ronald tak bertanggungjawab dan tak menafkahi Amel selama minggat sejak 2014.
Tak kuasa menahan kepedihan pernikahan tersebut, Amel mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Negeri Malang. Dalam persidangan, para saksi yang dibawa oleh Amel, membenarkan bahwa Ronald selingkuh.Kendati demikian, surat panggilan sidang PN Malang tidak ditanggapi oleh Ronald.
Sehingga, hakim majelis yang diketuai oleh Benny Sudarsono SH MH, membuat putusan secara verstek. Dengan didampingi hakim anggota M Fatkur Rochman SH MH dan Ratna Mutia Rinanti SH MHum, hakim memutuskan perkawinan yang terdaftar di Dispendukcapil Kota Malang pada 2011 ini.
“Menyatakan gugatan penggugat dikabulkan seluruhnya secara verstek. Menyatakan perkawinan penggugat dan tergugat, putus karena perceraian dengan segala akibat hukumnya,” tutup hakim. (fin/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...