Orang Hilang Asrikaton Ditemukan di Tumpang

 
MALANG - Keluarga Sauri, 60, warga Kampung Meduran, Desa Asrikaton, Kecamatan Pakis bersukacita. RAPI Lokal 01 Tumpang berhasil menemukan Sauri yang sebelumnya hilang dan membuat geger warga. Ketua Lokal 01 RAPI Tumpang Sugeng Hartoyo mengatakan, timnya menemukan Sauri di kawasan Jalan Raya Tumpang pada Rabu jelang tengah malam.
“Setelah pencarian selama 28 jam, tim kami menemukan survivor pak Sauri sedang berjalan kaki sendirian di Jalan Raya Tumpang,” kata Sugeng kepada Malang Post dikonfirmasi Kamis (24/5) pagi. 
Dia memaparkan, RAPI Lokal 01 Tumpang dibantu PPMR memulai pencarian dengan lokasi awal di TKP awal hilangnya Sauri. Yakni di sebuah ladang yang jaraknya sekitar 500 meter dari kediaman survivor.
Pencarian dimulai pada Selasa pukul 19.00 WIB dan dilakukan tanpa henti sampai hari Rabu. Menurut Sugeng, masyarakat juga ikut membantu memberi info tentang keberadaan Sauri. Pasalnya, ada warga yang melihat seorang pria dengan ciri-ciri seperti Sauri. Dengan informasi ini, RAPI Lokal 01 Tumpang menindaklanjutinya dengan pencarian intensif.
“Info terakhir yang kami terima, pak Sauri berada di kawasan Wonorejo, Poncokusumo, Malang. Kita pelajari infonya, lalu mengerahkan anggota menuju sasaran. Alhamdulilah, sebelum tiba di Wonorejo, kita berpapasan dengan survivor di Jalan Raya Tumpang dekat Masjid Al-Huriah,” tutur Sugeng yang juga Kades Pulungdowo tersebut. 
Akhirnya, sekitar pukul 23.00 hari Rabu jelang tengah malam, tim pencarian menemukan Sauri. Dengan kondisi yang lemas, Sauri yang tidak pulang dua hari dua malam, akhirnya dibantu tim RAPI bersama relawan untuk kembali ke kediamannya di kawasan Kampung Meduran Asrikaton.
“Survivor masih dalam kondisi sehat ketika ditemukan. Tapi dia berjalan kaki. Setelah penemuan survivor, kami kembalikan dia kepada keluarga. Survivor sedikit pikun sehingga kesasar sampai ke Tumpang,” tambahnya. 
Sauri menghilang sejak Selasa pukul 10.00 WIB setelah pamitan mencari rumput. Saat hilang, dia memakai baju hitam dengan membawa sepeda onthel. Hilangnya Sauri membuat geger Kampung Meduran karena pria ini dikenal pikun dan sedikit hilang ingatan. Pihak kampung maupun keluarga takut Sauri tak bisa pulang dan terjadi sesuatu di jalan.
“Untungnya survivor sehat saat ditemukan,” tutup Sugeng.(fin/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...