Jadi Bandar Sabu Demi Wanita


 
PASURUAN - Demi hasrat memenuhi syahwat, Rowi, 50, warga Desa Capang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan memilih untuk menempuh jalur terlarang. Ia nekat menjadi pengedar sabu untuk mendapatkan uang agar bisa bersenang-senang. 
Lelaki yang berprofesi sebagai kuli batu ini pun akhirnya diringkus Rabu (23/5) malam di rumahnya. Kasatreskoba Polres Pasuruan, AKP Nanang Sugiyono menyampaikan, penangkapan tersangka dilakukan atas pengembangan yang dilakukan petugasnya.
Sebelum menangkap Rowi, pihaknya terlebih dulu meringkus Supriyadi, 39, warga Dusun Semambung, Desa Capang, Kecamatam Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Menurut Nanang, tersangka Supriyadi ditangkap 30 menit sebelum Rowi diringkus.
“Tersangka Supriyadi diamankan saat hendak menggelar pesta sabu di rumahnya. Namun rencana itu berhasil kami cium hingga beberapa anggota menggerebeknya,” tambah perwira ini.
Saat digerebek, petugas menemukan sabu seberat 0,27 gram di saku jaketnya.
“Kami interograsi dan dari keterangan tersangka Supriyadi ini, muncul nama Rowi. Ia mengaku membeli sabu itu dari Rowi,” ujar Nanang.
Tidak mau lepas buruannya, petugas mendatangi rumah Rowi dan berhasil mengamankannya. Dari tangan tersangka Rowi, petugas juga mengamankan dua bungkus sabu, dengan berat 0,34 gram dan 0,59 gram.
Kepada penyidik, Rowi mengaku sudah delapan bulan ini ia menjadi pengedar sabu karena tergiur dengan keuntungan yang didapat.
“Tersangka mendapat untung Rp 500.000 per gram. Uang itu tidak hanya digunakan untuk kebutuhan dapur rumahnya, tetapi juga untuk bersenang-senang dengan perempuan lain di kawasan Tretes. Kini keduanya harus meringkuk di sel,” paparnya panjang lebar. (rb/mar/jon)  

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...